Konsumsi Susu Malah Bikin Flu Lebih Parah

oleh
Konsumsi susu malah bikin flu lebih parah.

Palapanews.com- Meski sepele, tapi penyakit pilek atau flu sangat mengganggu aktivitas. Lendir yang terus keluar dari hidung memaksa orang untuk terus terjaga dan menyapunya dengan sarung tangan atau tisu.

Saat flu, asupan cairan sangat penting untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang, sekaligus menurunkan panas jika pilek disertai demam. Namun, ada satu jenis cairan yang sebaiknya tidak dikonsumsi selama pilek. Ia adalah susu, mengapa?

Sebuah studi yang diterbitkan di jurnal Laryngoscope menemukan bahwa susu, khususnya susu sapi, malah memperparah kondisi flu yang diderita seseorang.

Peneliti melibatkan 26 pria dan 82 wanita di Rumah Sakit Lister, London, Inggris, dengan keluhan pilek. Mereka diminta berpuasa dari produk susu, termasuk keju dan butter selama enam hari. Pada hari ketiga, peneliti membagi dua kelompok partisipan.

Kelompok pertama diminta meminum susu sapi, sementara kelompok kedua meminum susu kedelai.

Hasilnya menunjukkan bahwa produk susu berpengaruh terhadap kondisi flu. Saat mereka berpuasa produk susu, partisipan merasakan lendir yang keluar berkurang secara signifikan.

Lendir yang semakin berkurang dirasakan oleh mereka yang meminum susu kedelai. Sementara mereka yang meminum susu sapi mengalami peningkatan volume lendir.

Namun, kondisi ini hanya bisa terjadi jika protein keluar dari usus halus dan masuk ke aliran darah. Kemungkinan susu memperparah penyakit pilek akan semakin kecil ketika usus halus mengalami gangguan seperti peradangan.

Lendir sendiri diproduksi secara mandiri oleh sel-sel pada hidung, sinus, dan paru-paru. Lendir terdiri dari air, garam, dan protein. Lendir berguna untuk menangkap kotoran dan bakteri.

Lendir memiliki enzim antibakteri sehingga mampu melindungi tubuh dari infeksi. Namun, jika jumlah lendir terlalu banyak akibat infeksi atau alergi, ia dapat mengalir ke tenggorokan dan menyebabkan batuk, radang tenggorokan, serta suara serak. (cnn/red)

Komentar Anda

comments