Miliki RPS, Arief Minta Masyarakat  Perhatian pada Keluarga

oleh -
Walikota Tangerang Arief Wismansyah bersama Wakil Walikota Sachrudin. (ydh)

Palapanews.com- Kota Tangerang saat ini sudah memiliki Rumah Perlindungan Sosial (RPS). Hal ini seiring dengan diresmikannya bangunan RPS oleh Walikota Tangerang, Arief R. Wismansyah yang juga didampingi oleh Wakil Walikota, Sachrudin beserta seluruh pejabat di lingkup Pemerintah Kota Tangerang.

Keberadaan RPS yang beralamatkan di Jl. Iskandar Muda Pintu Air 10 Nomor 1 Neglasari, Kota Tangerang tersebut semakin melengkapi berbagai utilitas yang dimiliki oleh Kota Tangerang mulai dari sarana pendidikan, kesehatan, gedung olahraga, lapangan futsal, posyandu, RSUD, perpustakaan dan juga sarana publik lain.

RPS tersebut berfungsi sebagai tempat perlindungan bagi para manula maupun orang terlantar yang tidak memiliki keluarga atau orang yang memang kurang diurus oleh keluarganya. Meski demikian Walikota berpesan agar masyarakat Kota Tangerang tetap memberikan perhatian dan kasih sayang kepada setiap anggota keluarganya.

“Tapi kalau ada yang tidak diperhatikan, Pemkot sudah siapkan RPS, jadi biar pemerintah yang urus,” ucap Walikota saat memberi arahan pada acara tasyakuran hasil pembangunan tahun anggaran 2017 di kantor Dinas Sosial, Neglasari, Tangerang, Senin (5/2).

Dikatakannya pula, saat ini Rumah Perlindungan Sosial (RPS) yang berlokasi di Jl. iskandar Muda Pintu Air Sepuluh, Neglasari dengan kapasitas 40 tempat tidur ini telah dihuni sebanyak 11 orang yang berasal dari dalam dan luar kota Tangerang. Keseluruhan penghuni RPS akan diberikan berbagai pelatihan keterampilan untuk mengisi waktu luang dan agar mereka tetap produktif di hari tua.

“Ada yang tinggal sebatang kara, ada juga yang dititipkan oleh keluarganya,” terang Arief.

Lebih lanjut Arief menghimbau kepada masyarakat untuk dapat menginformasikan kepada pihak pemerintah dalam hal ini Dinas Sosial Kota Tangerang apabila menemui kejadian di wilayah dimana ada warga masyarakat yang hanya hidup sendirian terlebih dengan usia senja.

“Kasihan kalau nanti terjadi hal yang tidak diinginkan tapi tidak ada yang tahu karena hidup sendiri,” jelasnya. (ydh)

Komentar Anda

comments