Soal Karaoke Matador, Wakil Ketua MK Surati Airin

oleh -
Surat yang dilayangkan Wakil Ketua MK soal karaoke Matador. (rep)
Surat yang dilayangkan Wakil Ketua MK soal karaoke Matador. (rep)
Surat yang dilayangkan Wakil Ketua MK soal karaoke Matador. (rep)

Palapanews.com- Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman melayangkan surat kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) terkait tempat hiburan karaoke Matador yang mengganggu keresahan warga Vila Serpong, Kecamatan Serpong Utara.

Anwar Usman melalui surat yang dilayangkan ke Pemkot Tangsel menuturkan, bahwa keberadaan karaoke Matador tersebut benar-benar mengganggu rasa aman, kenyamanan dan ketentraman warga di Vila Serpong karena musiknya yang luar biasa bisingnya.

“Saya sudah membicarakan baik-baik untuk mengatur suara musiknya agar tidak mengganggu tapi tak diharaukan,” tulis Anwar Usman Anwar Usman melalui surat yang dilayangkan ke Pemkot Tangsel tertanggal 2 November 2016.

Meskipun pengeluaran izin adalah kewenangan Walikota melalui jajarannya, lanjut Anwar Usman, pihaknya juga mempunyai hak konstitusional yang dijamin hukum maupun UUD untuk memperoleh rasa aman, nyaman dan tentram, apalagi di lingkungan sekitar bukan hanya pemukiman saja, tetapi ada lingkungan pendidikan dan masjid.

“Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, termasuk tindakan main hakim sendiri oleh warga, mohon Ibu Walikota untuk segera menutup Matador mulai malam hari ini, setidak-tidaknya ditutup sementara sampai suara bisingnya tidak keluar mengganggu,” pungkas Anwar Usman.

Sementara itu, Kepala Kantor Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar) Kota Tangsel Yanuar, dirinya masih menunggu koordinasi dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk menindaklanjuti laporan dari warga tersebut.

“Intinya kami akan segera menindaklanjuti laporan warga tersebut karena tidak bisa dianggap main-main dong,” ucap pria yang akrab disapa Awang itu ketika ditemui PALAPANEWS di ruang kerjanya, Kamis (3/11/2016).

Kepala Satpol PP Kota Tangsel Azhar Syam’un menyatakan, dalam waktu dekat akan memanggil pengelola Matador terkait tindaklanjut laporan dari warga Vila Serpong yang juga Wakil Ketua MK tersebut. (ard)

Komentar Anda

comments