Ini Upaya Lestarikan Daerah Aliran Sungai Cisadane

oleh -
Ekspedisi Cinta Cisadane, menyusuri Sungai Cisadane. (ist)
Ekspedisi Cinta Cisadane, menyusuri Sungai Cisadane. (ist)
Ekspedisi Cinta Cisadane, menyusuri Sungai Cisadane. (ist)

Tangsel, PalapaNews.com – Untuk melestarikan Daerah Aliran Sungai (DAS) Cisadane, Banten Creatif Community (BCC), Akademi Bambu Nusantara (ABN) dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melakukan kesepakatan kerjasama (MoU). Penandatanganan MoU dilakukan di base camp ABN, Serpong, Senin (22/8/2016).

“MoU ini untuk melestarikan Sungai Cisadane. Langkah selanjutnya, akan dilakukan maping komunitas eksis di DAS Cisadane, setelah itu maping kondisi bantaran, seperti pendataan bangunan di sepanjang aliran,” kata Pembina ABN dan BCC, Mukoddas Syuhada.

ABN dan BCC, menurut dia merupakan binaan Dinas Tata Kota Bangunan dan Pemukiman (DTKBP) Kota Tangsel. Maka itu, sebagai upaya percepatan pelestarian DAS Cisadane, pihaknya membuka akses ke KLHK.

“Alhamdulillah, KLHK mendukung. Langkah ke depan, tentu saja menjadikan Sungai Cisadane ini menjadi bermanfaat bagi masyarakat,” tandasnya.

Rencananya, pada bagian sisi kiri dan kanan bantaran sungai, bakal dibangun jogging track. Selain itu, akan ada taman dengan koleksi ratusan jenis bambu yang kini sedang dibudidayakan di Akademi Bambu Nusantara.

“Dari 160 jenis bambu di seluruh dunia, kita sudah memiliki 150 jenisnya. Saat ini sedang budidaya dan nantinya akan disebar di Kota Tangsel, termasuk Sungai Cisadane,” tandasnya. (one)

Komentar Anda

comments