Genjot Minat Baca Lewat Layanan Story Telling

oleh -
Ratusan murid SD di Kota Tangerang mendengarkan story telling dengan serius. (nai)
Ratusan murid SD di Kota Tangerang mendengarkan story telling dengan serius. (nai)
Ratusan murid SD di Kota Tangerang mendengarkan story telling dengan serius. (nai)

Tangerang, PalapaNews.com – Layanan perpustakaan dewasa ini tidak terbatas pada layanan membaca atau memperoleh informasi, tapi dapat diperkaya dengan kegiatan yang bersifat edukatif lainnya seperti lomba sinopsis, lomba mendongeng/bercerita, story telling.

Pemkot Tangerang melalui Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) melaksanakan penyusunan dan pelaksanaan kebijakan daerah di bidang pengelolaan perpustakaan dan arsip daerah dengan melaksanakan kegiatan story telling.

Acara yang berlangsung pada Kamis 21 Juli 2016 ini bertempat di Gedung Layanan Perpustakaan Cikokol. Kegiatan ini untuk meningkatkan minat baca dan gemar membaca melalui berbagai bahan dan media untuk menanamkan cinta kebudayaan dan gemar membaca bagi anak didik dan anak usia dini.

Sebanyak 200 murid berasal dari SD Negeri Kebon Besar 01 disertai guru pendamping hadir dalam kegiatan itu. Story telling kali ini dipandu oleh pustakawan Perpustakaan Nasional RI. Disela-sela acara, panitia juga memutar film yang disesuaikan dengan tema anak-anak mengenai akhlak, budi pekerti dan sebagainya.

Kasubag Perencanaan BPAD Kota Tangerang, Syaiful Huda mengatakan, Story telling merupakan cara yang dilakukan untuk menyampaikan suatu cerita kepada para penyimak, baik dalam bentuk kata-kata, gambar, foto maupun suara yang bermanfaat melatih kemampuan mendengar secara menyenangkan.

“Peserta sangat senang dengan diadakannya kegiatan story telling ini. Semoga setelah kegiatan story telling ini selesai, minat membaca khususnya para siswa SD Negeri Kebon Besar 01 akan meningkat,” katanya.

Syaiful menambahkan,  kegiatan story telling merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan tiap bulannya. Kedepannya kegiatan ini akan ditambah volume kegiatannya dalam rangka meningkatkan minat dan budaya baca di Kota Tangerang yang dimulai dari anak usia dini.

“Kami juga meningkatkan kegiatan  perpustakaan keliling dengan jadwal yang telah ditetapkan untuk 13 kecamatan se-Kota Tangerang,” jelasnya. (nai)

Komentar Anda

comments