Lomba Mancing Digelar di TPA Rawa Kucing

oleh -
Ramai, kegiatan lomba mancing di TPA Rawa Kucing. (ist)
Ramai, kegiatan lomba mancing di TPA Rawa Kucing. (ist)
Ramai, kegiatan lomba mancing di TPA Rawa Kucing. (ist)

Tangerang, PalapaNews — Pemkot Tangerang menggelar lomba mancing di kolam yang ada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Rawa Kucing. Lomba ini membuktikan bahwa kawasan TPA yang biasanya kumuh, bisa diubah menjadi ramah lingkungan dan bisa ditanami ikan.

Kolam di TPA yang biasanya tidak bisa ditanami ikan, namun di TPA Rawa Kucing kolam yang luasnya sekitar 500 meter tersebut sudah dua tahun terakhir berhasil ditanami ikan lele, patin dan bawal.

Sebagai rasa syukur akan kondisi tersebut pemkot melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan mengadakan mancing bersama yang diikuti oleh para pejabat dan juga masyarakat sekitar TPA.

“Kita ingin mengubah stigma TPA sebagai tempat yang kotor dan tidak ramah lingkungan, menjadi tempat wisata edukasi,” kata Wakil Walikota Tangerang, Sachrudin, Sabtu (27/2/2016).

Sachrudin mengaku, TPA Rawa Kucing milik pemkot sangat diperhatikan. Kini, di sekelilingnya dibangun taman dan didirikan pula klinik untuk para pemulung.

“Kalau dulu TPA itu Tempat Pengolahan Akhir, sekarang dengan kondisi TPA Rawa Kucing yang sudah asri TPA itu Taman Pengolahan Akhir,” kata dia.

Di sekeliling bekas tumpukan sampah di TPA Rawa Kucing kini ditanami berbagai jenis pohon. Di lahan yang sudah diratakan, dijadikan tanaman buah, bunga, dan kolam ikan dengan memanfaatkan pupuk dari sampah yang ada. Suasana sekitar tumpukan sampah menjadi lebih sejuk.

Keberadaan TPA Rawa Kucing yang dulunya merupakan tempat pembuangan akhir, kini sudah diubah menjadi taman pengolahan akhir.

Di samping itu, dibangun pula pembangunan lapangan futsal yang dilengkapi dengan hamparan taman hijau dengan pepohonan tinggi atau pun bonsai, serta saung untuk bersantai.

Wajah baru TPA Rawa Kucing di Kelurahan Kedaung Wetan, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, yang sudah dirintis sejak tahun lalu kini sudah bisa dinikmati.

Terobosan dengan teknologi ramah lingkungan, telah menjadikan TPA bisa jadi tempat wisata sekaligus tempat belajar mengolah sampah yang ramah lingkungan. (nai)

Komentar Anda

comments