Premi BPJS Warga Kota Tangerang Ditanggung Pemkot

oleh -
Penandatanganan MoU antara BPJS dengan Pemkot Tangerang. (ist)
Penandatanganan MoU antara BPJS dengan Pemkot Tangerang. (ist)
Penandatanganan MoU antara BPJS dengan Pemkot Tangerang. (ist)

PalapaNews- Mulai 2016 ini, Pemkot Tangerang mengalihkan program Jaminan Kesehatan Multiguna. Hal ini seiring dengan diberlakukannya Peraturan Presiden (Perpres) No. 12/2013 yang mewajibkan setiap orang untuk mengikuti program jaminan kesehatan BPJS.

Namun demikian, warga Kota Tangerang tetap bisa mendapatkan layanan kesehatan gratis sebagaimana program Multiguna, karena pemkot Tangerang telah mengalokasikan dana sebesar Rp9 miliar lebih untuk mengcover iuran bulanan warga kurang mampu di Kota Tangerang. Sehingga bagi warga Kota Tangerang yang kurang mampu masih bisa mendapatkan pelayanan kesehatan gratis tanpa harus membayar iuran bulanan.

Diinformasikan dari 14 ribuan warga kurang mampu yang didata oleh Dinas Sosial, sebanyak 5901 warga Kota Tangerang pembayaran premi jaminan kesehatannya dibiayai oleh APBD Kota Tangerang.

“Itu hasil verifikasi dari BPJS, awalnya memang sekitar 14 ribuan namun setelah diverifikasi oleh Dukcapil yang punya NIK itu hanya 10 ribuan, karena yang 4 ribuan jiwa sudah menerima jaminan kesehatan dari pemerintah pusat makanya sisanya (5901) itu yang kemudian menjadi tanggung jawab kita,” kata Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah.

“Kenapa yang kita prioritaskan yang punya NIK? Karena peraturan Kemensos bahwa yang berhak menerima jaminan kesehatan itu hanya warga yang punya NIK,” imbuhnya.

Namun demikian Walikota juga tidak menampik kemungkinan bila kedepan ada verifikasi data ulang. Arief juga membuka pintu lebar bagi komponen masyarakat yang mau memberikan informasi terkait warga atau tetangganya kurang mampu tapi belum terkover program jaminan kesehatan Kota Tangerang.

“Kita pinginnya semua dilayani, makanya kalau ada data dari masyarakat silahkan sampaikan,” pintanya. (nai)

Komentar Anda

comments