Pemkot Tangsel Mau Adopsi Sistem Pendidikan di Swedia

oleh -
banner 300250
Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie. (one)
Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie. (one)

PalapaNews- Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel) berencana bakal mengadopsi sistem pendidikan di Swedia. Rencananya, pemerintah daerah hanya akan mengadopsi sistem pendidikan sekolah dasar yang ada di negara itu.

“Kita sudah MoU dengan Pemkot Nybro (salah satu kota di Swedia), untuk saling tukar informasi dan transfer ilmu terkait pembenahan sistem pendidikan dasar di Kota Tangsel,” kata Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie.

Di Swedia, kata dia, anak-anak tidak hanya belajar, akan tetapi dididik untuk mengenal nilai dasar, seperti kejujuran, kemandirian, kepercayaan diri, kerja sama, toleransi, menghargai orang lain, serta mengenal konsep persamaan gender.

“Salah satu alasan kami memilih Swedia karena,  sistem pendidikannya dikenal memiliki reputasi apik di kawasan negara Eropa, terutama di kawasan negara Skandinavia,” ujarnya.

Pada 1-7 November 2015 mendatang, ada tujuh delegasi dari Kota Nybro, Swedia rencananya akan mengunjungi dua SD di Tangsel, yaitu SD Negeri Puspiptek, dan satu SD swasta.

“Salah satu poin utamanya yaitu, bagaimana mengenalkan sejak dini kepada anak tentang konsep ramah lingkungan, salah satunya perilaku hidup bersih,” ujarnya.

Benyamin menuturkan, di Swedia anak-anak usia dini tak melulu bermain di dalam kelas. Mereka diajak menelusuri hutan, mengunjungi museum, atau piknik di taman kota. Bahkan, Jika cuaca dingin tak begitu ekstrem, mereka bermain dengan gumpalan salju tebal yang menutupi hamparan pasir halus di playground sekolah.

“Ini metode untuk menstimulasi perkembangan dan pengetahuan anak di dalam lingkungan sekolah yang aman, menyenangkan, dan nyaman sehingga mampu menumbuhkan keinginan dan ketertarikannya untuk belajar,” tuturnya. (one)

Komentar Anda

comments