Pemerintah Bakal Umumkan Formula Penghitungan Upah Buruh

oleh -
Ilustrasi. (joglosemar.co)
Ilustrasi. (joglosemar.co)

Palapanews- Pemerintah telah menemukan formula penghitungan upah tenaga kerja. Formula penghitungan ini masuk dalam paket kebijakan ekonomi jilid 4 yang rencananya diumumkan hari ini, Kamis (15/10/2015).

“Formulanya sederhana, menggunakan tiga parameter, yakni UMP (upah minimum provinsi) tahun sebelumnya, pertumbuhan ekonomi, dan tingkat inflasi,” kata Staf Khusus Wakil Presiden bidang Ekonomi dan Keuangan, Wijayanto.

Paket kebijakan ekonomi jilid 4 yang diumumkan hari ini, menurut Wijayanto Kantor Wakil Presiden kebagian tugas untuk menggarap formula upah tenaga kerja. Adapun kebijakan lainnya lebih banyak ditangani oleh Kantor Kemenko Perekonomian.

“Tapi, formula UMP (upah minimum provinsi) ini memang salah satu poin terpenting dalam paket ke-4,” katanya.

Pembahasan dasar menentukan UMP memang sempat alot karena kuatnya tarik ulur para pelaku usaha dengan tenaga kerja, salah satunya terkait standar hidup layak. Karena itu, pemerintah pun tidak ingin terlalu lama terjebak dalam polemik tersebut.

Menurut Wijayanto, formula dengan tiga variabel itu akan menghasilkan angka pasti berapa kenaikan upah tenaga kerja tiap tahun. Misalnya, untuk tahun 2016, kenaikan upah tenaga akan dihitung berdasar UMP tahun 2015, pertumbuhan ekonomi 2015, dan tingkat inflasi 2015.

“Untuk pertumbuhan ekonomi dan inflasi, menggunakan angka nasional,” jelasnya.

Jika misalnya, pertumbuhan ekonomi tahun 2015 diperkirakan sekitar 4,9 persen sesuai proyeksi Kementerian Keuangan dan laju inflasi sekitar 4,7 persen sesuai proyeksi Bank Indonesia (BI), maka apakah berarti kenaikan UMP tahun depan sekitar 9,6 persen? Wijayanto belum bersedia merinci perhitungannya. Yang jelas, kalau ekonomi tumbuh dan terjadi inflasi, maka upah buruh pasti naik. (jp/one)

Komentar Anda

comments