Rampok Rumah Saudaranya, Imron Dihajar Massa

oleh -
Ilustrasi. (bbs)
Ilustrasi. (bbs)
Ilustrasi. (bbs)

Palapanews- Petualangan kriminal Imron Lisdiarto berakhir sudah. Bahkan, perampok satu ini harus menerima bogem mentah warga lantaran tertangkap tangan ketika berusaha merampok di rumah warga bernama Fajar di Komplek Pondok Maharta, Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Kota Tangsel, Sabtu (3/10/2015).

Peristiwa itu berawal saat Imron bersama rekannya berniat menginap di rumah Fajar di Jalan Maharta Komplek Pondok Maharta. Sekira pukul 20.00 WIB, Sabtu (3/10), Imron yang masih ada hubungan saudara dengan Fajar mendatangi rumah korban, dengan alasan ingin menginap.

Karena tidak menaruh curiga, korban mengizinkan kedua pemuda tersebut menginap dan tidur di ruang tamu lantai dua. Namun, sekitar pukul 02.30 WIB, istri korban Yanti mendengar suara jeritan.

Penasaran ia pun keluar kamar tidur dan melihat sang suami Fajar dibacok Imron. Yanti pun langsung berteriak.

Melihat aksinya diketahui istri korban, rekan Imron langsung memukul. Namun, teriakan Yanti ternyata terdengar tetangga korban. Warga pun langsung berdatangan.

Sadar aksinya diketahui, Imron bersama rekannya kemudian kambur dari rumah korban. Sayangnya, Imron tak sempat menyelamatkan diri. Warga langsung menangkap Imron dan menghakimi dengan bogem mentah.

“Saya dengar teriakan dari rumah pak Fajar. Saya langsung panggil warga lainnya,” kata salah seorang saksi Triantoro.

Menurutnya, saat kejadian warga masih berkumpul di dekat rumah korban. Namun, dirinya mengaku tak mengetahui ada tamu di rumah korban. Imron pun diamankan di Mapolsek Pondok Aren.

“Warga yang geram langsung menangkap pelaku dan memukulinya. Sementara, kawan pelaku kabur. Warga tak sempat mengejar,” ujarnya.

Akibat tindak kekerasan Imron, korban Fajar langsung dilarikan ke RS Bhakti Asih, Ciledug, Kota Tangerang. Korban mendapat luka bacokan pada kepala dan tangan.

Kapolres Tangsel AKBP Ayi Supardan melalui Kasi Humas Aiptu membenarkan adanya peristiwa percobaan perampokan tersebut. Hingga kini pihaknya masih melakukan penyelidikan atas kejadian tersebut. (one)

Komentar Anda

comments