Kota Bitung Belajar Sistem Olah Hasil Pertanian di Tangsel

oleh -
Wakil Walikota Benyamin Davnie memberikan sambutan pada program pelatihan kemasan. (one)
Wakil Walikota Benyamin Davnie memberikan sambutan pada program pelatihan kemasan. (one)
Wakil Walikota Benyamin Davnie memberikan sambutan pada program pelatihan kemasan. (one)

Palapanews- Pengembangan usaha pertanian di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) telah menjadi referensi daerah lain di Indonesia. Ini terlihat dari banyaknya kunjungan kerja dari daerah lain untuk mempelajari cara pengembangan usaha pertanian.

Seperti yang dilakukan rombongan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bitung, Sulawesi Utara. Sebanyak 12 wakil rakyat asal kota itu mengunjungi Kota Tangsel untuk belajar produk kemasan.

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, memang memiliki alat pembuatan kemasan, yang merupakan sumbangan dari Kementerian Pertanian pada 2014 lalu. Alat tersebut dimanfaatkan pelaku usaha kecil menengah untuk memasarkan produknya.

“Kita ingin belajar pembuatan kemasan dari Tangsel. Ini untuk membantu pelaku usaha di kota Bitung,” kata Ketua Komisi II DPRD Kota Bitung, Dewi, Selasa (25/8/2015) lalu.

Melalui kunjungan kerja tersebut, pihaknya ingin melihat langsung pembuatan kemasan beserta merk produk hasil makanan olahan asli Tangsel itu.

“Kalau sudah ada kemasannya, pemasaran bisa ditingkatkan. Untuk itu, kita datang kemari (kota Tangsel,red),” ujarnya.

Kepala DPKP Kota Tangsel Dadang Rahardja sampai saat ini sudah puluhan kemasan makanan olahan dari pelaku usaha kecil menengah. “Yang baru punya di Banten baru Kota Tangsel,” ujarnya.

Produk makanan olahan dalam Kemasan tersebut di antaranya, keripik singkong, kacang sangrai dan keripik ubi. “Kita bantu masyarakat dalam bentuk kelompok bersama (kube). Dengan kemasan yang mumpuni, pemasarannya lebih mudah,” terangnya. (one)

Komentar Anda

comments