Edukasi Konsumen, Cek Kadar Emas dengan Karatimeter

oleh -
Toko The Palace di Supermal Karawaci, Tangerang.(one)
Toko The Palace di Supermal Karawaci, Tangerang.(one)
Toko The Palace di Supermal Karawaci, Tangerang.(one)

Palapa News- Emas, menjadi salah satu media untuk berinvestasi. Namun, apa jadinya jika perhiasan emas yang kita miliki memiliki kadar sesuai dengan yang kita beli.

Melalui alat Karatimeter, salah satu anak perusahaan PT Central Mega Kencana, The Palace berusaha mengedukasi masyarakat. Melalui alat tersebut, konsumen bisa mengecek kadar perhiasan emasnya.

“Toko emas mengklaim bahwa emasnya berkadar 75 persen. Seharusnya memang kadarnya 75 persen. Tapi, setelah dicek menggunakan Karatimeter, ternyata kadarnya tak mencapai 75 persen. Ada yang 71 persen, bahkan 69 persen. Selalu di bawah 75 persen,” kata General Manager Marketing Communication PT Central Mega Kencana, Tanya Alissia, Jumat (22/5/2015).

Untuk perhiasan, menurutnya emas yang digunakan harus memiliki kadar emas 75 persen atau 18 Karat, karena lebih kuat dibandingkan emas kadar 85 dan 99,9 persen. Sayangnya, banyak perhiasan emas yang beredar di pasaran memiiki kadar kurang dari 75 persen.

“Maka itu, untuk mengecek kadar emas, konsumen bisa menggunakan alat Karatimeter. Akurasinya mencapai 99,98 persen,” Tanya menambahkan.

Ia mengaku, ketidaksesuaian kadar emas ini tentu saja merugikan konsumen. Pasalnya, mereka harus membayar lebih dari apa yang mereka dapatkan.

“Alat Karatimeter sifatnya tidak destruktif saat kita mengecek kadar emas. Tidak seperti di toko emas, yang sistem ceknya masih menggosok dengan cairan. Di Indonesia, alat ini baru The Palace yang menggunakan,” kata dia.

Untuk mengedukasi pelanggan, The Palace menyediakan promo berupa cek kadar emas gratis selama tiga hari, dari 22 hingga 24 Mei 2015 di Supermal Karawaci, Tangerang.(one)

Komentar Anda

comments