Banyak Developer di Tangsel ‘Kabur’

Palapa News- Banyak developer perumahan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) meninggalkan begitu saja perumahan yang dibangunnya.

“Banyak pengembang perumahan yang meninggalkan perumahan yang dibangunnya begitu saja,” kata Kepala Seksi Pemanfaatan Aset Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD), Budi Rahardjo.

Kondisi ini, menurutnya berimbas terhadap perawatan aset perumahan tersebut, berupa fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos dan fasum).

“Mereka tidak lagi mengurus perumahan dan tak sempat menyerahkan aset mereka ini kepada pemerintah daerah,” katanya menambahkan.

Berdasarkan inventarisir yang dilakukan, baru ada 20 dari 130 pengembang perumahan yang baru menyerahkan asetnya kepada pemerintah daerah.

“Hanya sedikit pengembang perumahan yang menyerahkan lahan fasos dan fasum seperti taman, saluran drainase, jaringan jalan dan tempat peribadatan,” katanya.

Akibat kondisi tersebut, Budi mengaku banyak keluhan warga yang masuk ke pihaknya karena fasos dan fasum perumahan yang dibangun pengembang tidak terurus.

“Ini terjadi bukan hanya kesalahan pemkot. Banyak warga yang tidak tahu prosedur permohonan perbaikan Fasos dan Fasum yang telah ditinggalkan pengembang kepada Pemkot Tangsel,” tandasnya.

Beberapa perumahan yang belum menyerahkan fasos dan fasumnya, yakni Kompleks P dan K Cirendeu Kota Tangsel, Komplek Kehakiman Cireundeu dan Perumahan Cireundeu Permai.

“Pemkot Tangsel bisa mengambil alih sepihak atas lahan Fasos dan Fasum di perumahan yang ditinggalkan pengembangnya untuk dilakukan perbaikan. Namun, warga harus mengajukan kepada Pemkot Tangsel secara tertulis,” ujarnya.(ymw)

Komentar Anda

comments