8 Sekolah di Tangsel Kekurangan Lembar Soal UN

oleh -

UN SMPPalapa News- Tahun ini, pelaksanaan Ujian Nasional (UN) benar-benar kacau. Setelah pekan kemarin terjadi keterlambatan soal pada pelaksaan UN tingkat SMA di sejumlah daerah, kali ini pelaksanaan UN tingkat SMP pun mengalami masalah.

Berdasarkan pantauan pelaksanaan hari pertama UN tingkat SMP di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), sebanyak delapan sekolah di kota yang dipimpin Walikota Airin Rachmi Diany ini kekurangan soal.

Kondisi ini membuat Dinas Pendidikan setempat bertindak cepat. Dinas Pendidikan Kota Tangsel akhirnya menyiasati kekurangan lembar soal ini dengan melakukan fotokopi.

Dari pantauan, sedikitnya terdapat delapan sekolah tingkatan SMP sederajat kekurangan lembar soal UN. Seperti yang terjadi di MTs Negeri 2 Pamulang, sebanyak 40 siswa terpaksa mengikuti UN dengan lembar soal fotokopian.

“Langkah ini (fotokopi) dilakukan karena efektifitas waktu,” ungkap Ulil, Panitia Sub Rayon UN SMP di Kota Tangsel menjelaskan kepada wartawan, Senin (22/4/2013).

Ulil menjelaskan, langkah tersebut telah menjadi rekomendasi dan prosedur tetap dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Dalam pendistribusian soal juga wajib dikawal oleh pemantau independen dan pihak kepolisian.

Pada hari pertama UN tingkatan SMP sederajat ini, tambah Ulil, diujikan mata pelajaran Bahasa Indonesia.

“Dari rayon yang saya kawal ada delapan sekolah yang kekurangan soal. Pihak panitia penyelenggara sendiri memberikan waktu pengganti untuk peserta yang kekurangan soal,” jelas Ulil.(ymw)

Komentar Anda

comments