Terobosan IPTEK Bawa Peneliti ke Berlin dan Eropa

oleh
Tim Juri (barisan depan) bersama para finalis Falling Walls Lab Jakarta. (ist)

Palapanews.com – DAAD dan Universitas Indonesia (UI) kembali jalin kerjasama. Didukung Kementerian Luar Negeri Republik Federal Jerman mereka menggelar Falling Walls Lab Jakarta, Kamis (13/09/2018).

Event yang ketiga kalinya digelar di Indonesia ini, menghelat kompetisi ilmu pengetahuan dengan cara unik yaitu; paparan 3 menit dengan bahasa inggris, yang dapat dimengerti oleh masyarakat awam.

Acara dibuka oleh Christian Rabl dari DAAD Jakarta sebagai ketua tim Falling Walls Lab Jakarta 2018 bersama Dekan Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia, Jörg Kinnen (Kepala bagian kultur dan budaya dari Kedutaan Besar Jerman) dan Simon Grimley (representatif dari EURAXESS regional ASEAN).

“Kompetisi ilmu pengetahuan ini, diperuntukkan orang-orang yang bertalenta, bermotivasi tinggi, memiliki ide-ide dan inovasi di bidang ilmu pengetahuan dan bisnis,“ ungkap Leenawaty Limantara, Ph.D. (Rektor Universitas Pembangunan Jaya yang juga salah satu juri.

Kompetisi terbuka bagi para profesional muda, lulusan S1 atau S2, lulusan atau kandidat S3, Postdocs, dan wirausaha. Sebanyak 15 finalis berasal dari beberapa kota di Indonesia seperti Medan, Bandung, Banjarmasin, Samarinda, Yogyakarta, Jakarta dan Tangerang.

“Ada 15 finalis hasil seleksi dari seluruh wilayah Indonesia. Mereka bersaing ketat mempersiapkan 3 slide dengan waktu penyampaian materi selama 3 menit dalam Bahasa Inggris di hadapan 7 juri,“ terang Leenawaty. (rls/bd)

Komentar Anda

comments