Study, Makanan yang Dibakar Berisiko Tingkatkan Hipertensi

oleh
Makanan bakar tingkatkan risiko hipertensi. Foto: Vemale.com

Palapanews.com- Makanan yang dimasak dengan cara dibakar seperti sate, ikan bakar dan sejenisnya memang begitu menggugah selera. Apalagi, jika makanan ini dibumbui dengan bumbu yang melimpah serta dibakar hingga benar-benar matang.

Meski makanan yang dibakar memiliki cita rasa yang enak atau menggugah selera, ternyata makanan jenis ini tidak boleh dikonsumsi terlalu sering. Melansir dari laman asiantown.net, sebuah study yang dipresentasikan di American Heart Association di New Orleans, Amerika Serikat menemukan bahwa makanan yang dibakar bisa memicu risiko hipertensi.

Sebuah study yang melibatkan 86 ribu partisipan perempuan dan 17 ribu partisipan laki-laki ditemukan jika semuanya memiliki risiko hipertensi pada dirinya. Sementara itu, kurang lebih 37 ribu partisipan ditemukan mengalami risiko hipertensi lebih tinggi karena memiliki kebiasaan konsumsi makanan yang dibakar.

Gang Liu Ph.D, seorang peneliti postdoctoral di departement of nutrition di Harvard T.H. Chan School of Public Health di Boston menyebutkan jika makanan yang dimasak pada suhu tinggi bisa menghasilkan senyawa tertentu di mana senyawa ini menyebabkan stres oksidatif dan meningkatkan risiko hipertensi.

Gang Liu mengatakan, “Temuan kami mungkin akan sangat membantu kita semua dalam mencegah risiko hipertensi atau darah tinggi. Sebaiknya kita mengurangi asupan makanan yang dimasak dengan suhu terlalu tinggi termasuk makanan yang dimasak dengan cara dibakar, dipanggang, broiling atau dengan api terbuka.”

dr. Irna Cecilia dari alodokter.com juga mengungkapkan jika selain bisa meningkatkan risiko hipertensi makanan yang dimasak dengan cara dibakar bisa meningkatkan risiko kanker. Penelitian yang dilakukan para ahli disebutkan bahwa orang yang terbiasa makan makanan dibakar akan mengalami risiko hipertensi 15-17% lebih tinggi dari orang-orang yang makan makanan dengan cara direbus, dikukus atau ditumis dengan api kecil. (vem)

Source

Komentar Anda

comments