Kualitas Inovasi Masuk Komponen Klasterisasi Perguruan Tinggi

oleh
Kemenristekdikti mengumumkan soal Klasterisasi Perguruan Tinggi. Foto: Nad

Palapanews.com- Tahun ini, kualitas inovasi menjadi salah satu komponen utama yang ditambahkan untuk menilai performa perguruan tinggi Indonesia di bawah naungan Kemenristekdikti. Hal ini dipaparkan dalam pengumuman Klasterisasi Pergurian Tinggi Indonesia Tahun 2018 di Graha Widya Bhakti Puspiptek, Jumat (17/8/2018).

“Ada perubahan yang sangat signifikan tahun ini, yakni dengan memasukkan Kualitas Inovasi sebagai salah satu komponen utama. Dengan tujuan untuk lebih mendukung kebijakan Kemenristekdikti dalam hilirisasi hasil riset ke sektor industri,” papar Dirjen Kelembagaan Iptek dan Dikti, Patdono Suwignjo.

Menurutnya, kemajuan teknologi dan inovasi merupakan faktor penentu kemajuan suatu bangsa, sehingga tidak dapat dihindari lagi. Terlebih, kesiapan teknologi dan inovasi adalah dua pilar dari dua belas pilar dalam indikator saya saing bangsa.

“Perguruan tinggi diharapkan terus mengembangkan diri menjadi perguruan tinggi berbasis inovasi (Innovation University) yang secara aktif melakukan komersialisasi pengetahuan dan teknologi yang diciptakan dalam menghasilkan inovasi. Seperti melalui penguatan Kebijakan, Kelembagaan, Sumber Daya, Jaringan dan Hasil Inovasi,” lanjut Patdono.

Masih katanya, indikator yang digunakan pada beberapa komponen utama pun mengalami penyesuaian, yaitu penambahan indikator kerjasama perguruan tinggi pada komponen utama kelembagaan.

“Peningkatan kerjasama perguruan tinggi juga diharapkan dapat memperluas jaringan (networking) yang dapat meningkatkan kualitas dari segi kelembagaan, maupun SDM-nya,” imbuhnya. (nad)

Komentar Anda

comments