Marak Bacaleg Pindah Parpol, Ini Kata AMPI Tangsel

oleh
Ilustrasi.
banner 300250

Palapanews.com- Aliansi Masyarakat Pemerhati Politik (AMPI) Tangerang Selatan (Tangsel) menyoroti maraknya bakal calon anggota legislatif (bacaleg) kutu loncat alias berpindah-pindah partai politik.

Fenomena tersebut, dari data yang diterima AMPI, muncul akibat proses rekrutmen bacaleg oleh parpol yang dinilai tidak fair.

“Seperti kursi DPR-RI. Kami mengamati dan terima banyak aduan soal sulit mendapatkan slot dan nomor pencalegan. Bacaleg merasa dipersulit untuk komunikasi ke elit-elit parpol yang terkesan tertutup,” kata Ketua AMPI Tangsel, Haris dalam keterangan persnya.

AMPI, menurutnya berencana akan menggalang masyarakat sekitar menandatangani petisi bersama. Tujuannya untuk mendorong kepada warga di Kota Tangsel yang punya hak pilih secara sadar mau melakukan boikot lewat petisi.

Aksi boikot tentunya khusus hanya ditujukan bagi parpol yang tidak memberi ruang kesempatan bagi para tokoh serta putera-puteri daerah lokal menjadi Wakil Rakyat. Oleh karenanya parpol mesti memuluskan langkah para bacaleg lokal yang punya potensial bisa menuju ke Gedung Senayan.

Haris memaparkan poin-poin petisi yang disepakati yakni, meminta kepada seluruh elite partai politik di Kota Tangsel agar mau memberikan rekomendasi tokoh dan putra-putri lokal. Sosok kandidat yang potensial dipermudah terdaftar sebagai bacaleg sesuai dengan daerah pemilihan (Dapil) Tangerang Raya.

Kedua, jika masih ada parpol yang mengabaikan petisi di atas hendaknya jangan didukung dalam bursa pemilihan legislatif 2019 besok. “Saatnya warga Tangsel diberi kesempatan membangun daerahnya sendiri,” tegas Haris. (ymw)

Komentar Anda

comments