Cegah Konflik, Kesbangpol Bentuk Relawan Tangsel Siap

oleh
Rapat pembentukan Relawan Tangsel Siap di Serpong. Foto: Nad

Palapanews.com- Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar Rapat Pembentukan Relawan Tangsel Siap bertema Terciptanya stabilitas keamanan dan terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan di Kota Tangsel. Kegiatan yang dihadiri oleh perwakilan masyarakat ini bertempat di Telaga Seafood, Tangsel, Kamis (12/7).

Menurut Kepala Badan Kesbangpol Azhar Syamun, kegiatan ini merupakan implementasi dari Permendagri nomor 2 tahun 2018 tentang kewaspadaan dini di daerah, yakni melakukan upaya strategis dalam menciptakan stabilitas keamanan dan suasana yang kondusif guna terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan.

“Dalam rangka mengoperasionalkan Forum Deteksi Dini Masyarakat (FKDM), perlu personel untuk membantu menghasilkan informasi, maka dari itu dibentuklah Relawan Tangsel Siap,” ungkap Azhar.

Relawan Tangsel Siap beranggotakan 54 personel ini terdiri dari perwakilan seluruh Kelurahan di Tangsel. Setiap Relawan Tangsel Siap harus bisa melakukan deteksi dini yang ada di wilayah masing-masing untuk memberikan informasi yang akurat dan cepat.

“Luas wilayah di kota Tangsel tidak besar, namun potensi konflik dan kerawanan cukup tinggi terjadi. Sehingga dibutuhkan peran serta masyarakat untuk memberikan informasi sekecil apa pun dan menyampaikan ke pimpinan,” bebernya.

Forum ini dibentuk untuk membantu pemerintah secepat mungkin sehingga permasalahan bisa diselesaikan agar penanganannya cepat dan tidak menjadi besar.

Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie menambahkan Relawan Tangsel Siap ini dibentuk dalam rangka membantu pemerintah untuk mendeteksi jika ada masalah seperti ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan.

“Pertemuan ini akan berlanjut dengan pertemuan berikutnya yang akan diberikan pembekalan mengenai kewaspadaan dini,” kata Bang Ben -sapaan Benyamin Davnie.

Sebagai personil Relawan Tangsel Siap harus bisa mencermati beberapa kemungkinan terjadinya kerawanan, seperti yang pernah terjadi di sejumlah wilayah Tangsel belakangan ini.

“Dulu pernah ada ditangkapnya teroris, dilihat dari gelagatnya teroris ini sangat mencurigakan. Berbeda dengan masyarakat pada umumnya yang suka bersosialisasi dengan tetangga,” jelasnya.

Jika sudah mengetahui hal-hal yang mencurigakan, maka menurutnya relawan harus deteksi dini dan melaporkannya

“Relawan Tangsel Siap ini dibentuk untuk menjaga Tangsel kedepan agar maju dan aman sehingga penduduknya menjadi cerdas, berkualitas dan berdaya saing,” ungkapnya. (nad)

Komentar Anda

comments