210.966 Warga Kota Bogor Belum Tercover JKN

oleh
Rapat Koordinasi Tim Percepatan UHC. Foto: Humas

Palapanews.com- Sedikitnya 210.966 jiwa warga Kota Bogor belum tercover Jaminan Kesehatan Nasional. Hingga kini, dari 1.010.566 jiwa warga Bogor (data DKB Disdukcapil Semester II 2018), baru 799.600 jiwa yang tercover JKN.

“79,1 persen itu merupakan data kotor. Jadi sebesar 20,9 persen atau 210.966 jiwa belum tercover JKN,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Rubaeah saat Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Percepatan UHC di Surabi Teras, jalan Sancang Babakan, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Kamis (5/7/2018).

Ia berharap kepada para anggota Tim Percepatan Universal Health Coverage (UHC) Jaminan Kesehatan Nasional Kota Bogor Tahun 2018 agar menindaklanjuti untuk mendapatkan data masyarakat Kota Bogor yang belum mendapat Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) hingga Oktober 2018.

“Namanya tim percepatan jadi harus cepat, bahkan menurut saya tidak harus menunggu hingga Desember untuk mencapai target verifikasi data,” ujar Rubaeah.

Rubaeah melanjutkan, informasi dari BPJS, sebetulnya data yang ada saat ini sudah lebih mudah karena sudah disandingkan dengan data dari Dinas Sosial dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor, baik Basis Data Terpadu (BDT) maupun Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK).

“Irisannya sudah ketemu. Dari jumlah warga Kota Bogor yang tercover JKN, jika kita bagi perwilayah, kelurahan terus RW hingga RT tidaklah terlalu besar,” tutur Rubaeah. (hms/red)

Komentar Anda

comments