HNSI Usul 21 Mei Jadi Hari Nelayan Nasional

oleh
Menteri KKP Susi Pudjiastuti (baju merah) pada Musyawarah Nasional VII HSNI di Serpong. Foto: Nad
banner 300250

Palapanews.com- Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), berharap pemerintah dapat menetapkan 21 Mei sebagai Hari Nelayan Nasional, dengan alasan tanggal tersebut bertepatan dengan kongres nelayan pertama di Indonesia pada tanggal 21 Mei 1973 lalu.

Ketua Umum HNSI, Yussuf Solichien mengatakan dalam rangkaian Musyawarah Nasional VII itu menerangkan bahwa Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti, mendukung pencanangan Hari Nelayan Nasional tersebut.

“Semua bergabung dalam satu wadah, yaitu Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia. Itulah sebabnya Bu Susi, sangat mendorong tanggal itu ditetapkan sebagai Hari Nelayan Indonesia,” ujar Yussuf dalam sambutannya di Munas VII di Great Horison Great Western Resort Serpong, Tangerang, Senin (7/5/2018).

Penetapan Hari Nelayan Nasional itu juga dianggap sebagai bentuk penghargaan dari pemerintah, karena keberadaan nelayan di perairan Indonesia juga merupakan bentuk perjuangan.

“Seluruh pesisir pantai, tidak ada nelayan yang tidak berjuang untuk negeri ini. Karena itu, kita mengusulkan sudah sepantasnya negara memberikan penghargaan kepada nelayan dalam Hari Nelayan Nasional,” imbuhnya.

Rencananya, Presiden Joko Widodo akan menerima perwakilan HNSI untuk membahas tentang penetapan hari Nelayan Nasional.

“Mudah-mudahan besok, ketika diterima Presiden, beliau sudah menyinggung. Kalau tidak, ya terpaksa Ketua Umum juga menyinggung lagi,” tutur Yussuf.

Sebelumnya, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) mengadakan Musyawarah Nasional ke-VII di Great Horison Great Western Resort Serpong bertemakan ‘Saatnya Nelayan Berdaulat!’. (nad)

Komentar Anda

comments