Keturunan Sultan Banten Ingatkan Budaya Lokal yang Mulai Hilang

oleh

Palapanews.com- Sejak di bawah kepemimpinan Sultan Maulana Hasanudin, masyarakat Banten telah belajar untuk hidup saling menghargai dan menghormati kepada mereka yang berbeda budaya, agama, sosial, negara, dan daerah.

Hal ini yang terus diikuti oleh para keturunan Sultan di Banten yang terkumpul dalam Forum Dzurriyat Kesultanan Banten yang menggelar Raker Agung ke-II bertema Optimalisasi Potensi Dzurriyat Kesultanan Banten Menuju Indonesia Yang Bermartabat di Hotel Marilyn, Serpong Utara, Sabtu (5/5).

Ketua DPA Forum Komunikasi dan Informasi Dzuriyyat Kesultanan Banten (FKIDKB), H Tubagus Imamudin menjelaskan adanya Raker Agung ini bertujuan mengangkat kembali budaya Banten yang sudah menghilang.

“Ini raker yang kedua, membahas Banten yang ingin mempunyai ciri ornamen seperti daerah lain. Kami ingin tunjukan, bahwa kita punya budaya dan punya kerajaan Banten serta keturunan sultan Banten. Selanjutnya, dengan adanya Forum ini, kami ingin membangun ekonomi kreatif bagi dzurriyat untuk berusaha melalui ekonomi kreatif,” paparnya di Ballroom Maulana Hasanudin, Hotel Marilyn.

Menurutnya, Dzurriyat merupakan wadah bagi para Ratu dan Tubagus ketururnan Sultan Hasanudin Banten, yang memang ada darah Sultan Hasanudin Banten.

Dengan adanya, Raker ini Tubagus Imamudin ingin dengan mengangkat kembali budaya Banten bisa menjadikan pariwisata yang menarik bagi masyarakat untuk mempelajari budaya Banten.

“Saya berharap, dengan adanya ini agar kesultanan Banten serta budaya Banten bisa menjadi pariwisata yang sangat baik bagi masyarakat,” tuturnya.

Sementara Ketua LPA (Lembaga Pemangku Adat) sekaligus Dewan Pembina FKIDKB, Abbas Wasseh, mengajak kepada para dzurriyat untuk terus bergandengan tangan dan kompak. Dengan tujuan, dzurriyat Kesultanan Banten dapat memberikan warna bagi Kesatuan Indonesia.

“Raker ini sebuah keharusan setiap organisasi, bahwa dalam forum ini lagirnya kebersamaan dari kita. Saya berharap kebersamaan seluruh dzurriyat Sultan Banten seluruh Nusantara terus meningkat. Mudah-mudahan dalam jangka waktu tidak lama, akan terbentuk kepengurusan dzurriyat. Sehingga, betul betul memberikan warna bagi Indonesia khususnya dzurriyat Kesultanan Banten,” bebernya.

Dalam acara Forum Dzurriyat Kesultanan Banten dihadiri oleh ratusan keturunan Sultan Banten yang tersebar dari 15 Kota seperti Palembang, Jakarta, Manado, Jawa Barat dan kota lainnya. (nad)

Komentar Anda

comments