2 Pencuri Laptop Sekolah Tewas Ditembak Polisi

oleh

Palapanews.com- Tim gabungan dari Polres Metro Tangerang Kota dan Polsek Batuceper menangkap tiga orang pelaku yang diduga melakukan pencurian dengan pemberatan (spesialis bobol sekolahan), diantaranya dua orang tewas karena melakukan perlawanan kepada petugas.

Modus yang dilakukan oleh pelaku dalam melakukan pencurian yakni sehari sebelum kejadian, para pelaku datang ke SMP PGRI Batuceper berpura-pura menjual baju dan buku, namun tujuan utama untuk mempelajari situasi target dan tempat penyimpanan laptop-laptop yang akan digunakan untuk Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Kemudian besoknya waktu dinihari, para pelaku mendatangi kembali TKP tersebut dan melakukan Curat dengan membongkar teralis pintu dan pintu ruangan penyimpanan laptop.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Komisaris Besar (Kombes) Harry Kurniawan mengatakan hilangnya laptop di SMP PGRI yang akan digunakan untuk UNBK saat saksi AMSORI tiba di sekolah pkl 05.30 Wib melihat teralis pintu dan pintu ruang komputer terbuka dalam keadaan rusak. Kemudian saksi AMSORI melaporkan kejadian tersebut ke saksi UMIYANAH. Selanjutnya diketahui sebanyak 19 unit laptop yg akan digunakan para siswa ujian UNBK hilang.

“Pada hari Jumat, Tim Resmob dan Unit Reskrim Polsek Batuceper melakukan giat patroli. Saat tiba di depan sekolah, petugas menemukan 3 (tiga) orang pria dengan dua unit motor, dimana seorang pelaku sedang memegang gembok pintu pagar depan sekolah tersebut. Setelah itu, dilakukan pemeriksaan oleh petugas, hasilnya para pelaku membawa tiga unit HP, sebatang besi pengungkit dan kunci leter L,” kata Harry seraya menambahkan, adapun identitas ketiga pelaku bernama JM, RML dan HA.

Harry menambahkan, saat petugas melakukan pengecekan ketiga unit HP para pelaku diketahui terdapat percakapan via WA dengan seseorang, dimana pelaku menawarkan 19 unit laptop berbagai merk. Kemudian para pelaku mengaku benar telah mengambil 19 unit laptop di sekolah. Selanjutnya petugas menyita sebanyak 18 unit laptop di daerah Jakarta Barat, sedangkan satu unitnya lainnya telah terjual.

“Pelaku JM dan RML mengaku dalam menjalankan aksinya menggunakan ransel yang didalamnya terdapat senpi rakitan, obeng, dan karung goni plastik untuk berjaga dan membawa laptop hasil curiannya. Dimana tas ransel tersebut disembunyikan pelaku di persawahan sekira jarak 20 meter dari TKP 2,” pungkas Harry seraya menambahkan, saat dilakukan pencarian dan ditemukannya tas ransel di persawahan, pelaku JM dan RML melakukan perlawanan terhadap seorang petugas untuk meraih senjata hingga terjadi pergumulan. Selanjutnya petugas lainnya melakukan tindakan tegas terukur berupa tembakan ke arah kedua pelaku. Kedua pelaku dibawa ke Unit Gawat Darurat RSUD Kabupaten Tangerang dan tim dokter menyatakan sudah meninggal dunia.

Adapun identitas para pelaku pencurian laptop di SMP PGRI Batuceper, Kota Tangerang yakni 1. JM , Bumi kawa, 14-05-1991, Laki-laki, Islam, wiraswasta, Bumi kawa, Kec. Lengkiti, Ogan komering ulu (MD).

2. JML, Bumi kawa, 06-09-1989, Laki-laki, Islam, karyawan swasta, Kp. Karang tengah Al Muhajirin, Rt.04/07, Kel. PusKa raya, Kec. Taruma Jaya, Kab. Bekasi (MD).

3. HA, Pagar dewa, 29-02-1992, Laki-laki, Islam, swasta, Ds. IV, Rt.07/04, Kel.Pagar dewa, Kec. Lengketi, Ogan komering ulu. Sedangkan untuk barang bukti yang berhasi diamankan adalah pucuk senpi rakitan jenis revolver, 6 butir amunisi, 18 unit laptop berbagai merek, 1 buah kunci leter L, 2 unit motor, 1 buah karung goni plastik, 1 buah obeng, 1 batang besi pengungkit, 3 unit HP. (ydh)

Komentar Anda

comments