Si Jago Merah Lalap Gudang Tiner di Sepatan

oleh
Petugas memadamkan api yang membakar gudang tiner. Foto: Ydh
banner 300250

Palapanews.com- Gudang tiner ilegal di Kedaung Barat, Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, Kamis (19/4) sore, ludes terbakar. Diduga kebakaran tersebut disebabkan saat tungku proses pengolahan meledak saat ditinggal sebagian karyawan.

Dalam kebakaran tersebut terdapat dua orang yang mengalami luka. Kebakaran tidak hanya menghanguskan gudang, tapi juga rumah Dedi, pemilik gudang.

Mahmun (40) warga mengatakan, jika kebakaran terjadi sore hari. Api berkobar setelah dia mendengar tiga kali ledakan. “Saya denger ledakannya tiga kali di susul api membesar. Warga sekitar gudang panik dan keluar rumah,” kata Mahmun.

Selain meluluhlantakkan gudang, kobaran api juga merambat ke rumah pemilik gudang. Mahmun menyebut kebakaran terjadi disebabkan karena terjadi ledakan di ruang pengolahan di gudang itu.

“Jadi emang tiap sore itu gudang selalu melakukan aktifitas masak, semacam pengolahan tiner dengan tungku. Terus mungkun karena tidak ada yang ngontrol dan meledak,” kata Mahmun.

Sementara itu, Kamaludin  Azzi, petugas Damkar Kota Tangerang mengatakan, api sudah berhasil dijinakkan anggotanya. Dalam kebakaran tersebut, pihaknya menerjunkan 7 unit mobil pemadam.

“Untuk pemadam 5 unit dari kota dan 2 unit dari Kabupaten Tangerang untuk menjinakan api” ujarnya.

Azzi menjelaskan, peristiwa tersebut diduga berawal dari kompor saat karyawan gudang tengah memasak bahan tiner.

“Dari informasi RT kebakaran ini berawal dari pemasakan tiner yg di tinggal keluar oleh karyawan. kemungkinan masih ada bara api yang menyela kemudian membakar dan timbul ledakan” jelasnya.

Kapolsek Sepatan AKP Gusti menduga kuat kebakaran terjadi  disebabkan tungku di gudang itu meledak saat ditinggal sebagian karyawannya pulang.

“Awalnya itu ini gudang sebenarnya sudah tutup kemudian buka lagi. Kebakaran terjadi saat karyawan sudah pulang dan tersisa seorang bernama Ayit, dia mengalami luka bakar, sekarang dirawat di RSUD” ungkapnya.

Menurut Gusti, gudang tersebut ilegal. Kepolisian hingga kemarin masih memburu pemilik gudang bernama Dedi yang terlacak tinggal di lebak wangi

“Ini gudang ilegal karena tempo  hari pernah dilakukan pendataan, tapi pemilik tidak kooperatif lalu sempat tutup sekarang buka lagi. Di gudang ini juga tidak alat standar bila terjadi kebakaran,” tutupnya. (ydh)

Komentar Anda

comments