Budi Euy Bawakan Dongeng Arsitek di Bekasi

oleh

Palapanews.com- Budi Euy, pendongeng keliling nusantara membawakan dongeng profesi tentang arsitek di Mal Kamalla Lagon, Kota Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (7/3) siang.

Kang Budi, demikian bisa disapa mengatakan, dongeng tersebut pesanan langsung dari Ikatan Arsitek Indonesia (IAI). Dongeng tersebut dibawakan dalam acara bertajuk Artiva yang digagas IAI.

“Dongeng profesi arsitek yang saya bawakan berjudul ‘Rusa yang malang, harimau mati kelaparan, dan arsitek domba. Dongeng itu saya tulis sendiri,” ungkap Kang Budi.

Kang Budi menambahkan, dongeng itu berawal dari ibu dan bapak rusa yang dimangsa harimau. Anak rusa yang sudah remaja kemudian mencari solusi, bagaimana agar dirinya tidak bernasib malang seperti bapak dan ibunya.

Ketika sedang ziarah di kuburan ibu bapaknya, rusa remaja memiliki ide membuat rumah agar bebas dari terkaman harimau. Rusa itu mencari-cari dan bertanya kepada binatang lain di mana rumah arsitek.

Ketika rusa sedang bertanya pada kuda, tiba-tiba harimau datang dengan suaranya yang mengaum. Harimau itu mengejar rusa, rusa lari dan tanpa sengaja masuk ke sebuah rumah. Ternyata rumah itu milik arsitek domba.

Arsitek domba kemudian menggambar dan merancang rumah untuk rusa. Harimau datang lagi. Namun rusa sembunyi di rumahnya. Harimau menunggu sampai berhari-hari hingga mati kelaparan.

“Kegiatan yang digagas IAI sangat menarik. Sebagai pendongeng, saya diminta turut mensosialisasikan apa itu profesi arsitek kepada anak-anak yang hadir dalam acara tersebut,” ujar Kang Budi.

Menurut Kang Budi, pada pembukaan dongeng itu menggunakan unsur teatrikal. Setelah itu, Kang Budi membawakan cerita itu dengan memainkan tokoh-tokoh dalam cerita itu.

Sandi, salah satu pantia acara tersebut, mengatakan, dongeng yang dibawakan Kang Budi sangat menarik. Selain itu, Kang Budi membawakan cerita itu dengan penuh penghayatan dan totalitas.

“Dongeng yang disampaikan Kang Budi sudah mengena kepada anak-anak. Saya yakin anak-anak mengerti apa itu profesi arsitek setelah menyaksikan dongeng Kang Budi,” tutup Sandi. (Gs)

Komentar Anda

comments