Kota Tangerang Teken MOU dengan Kabupaten Banjar dan Kota Palembang

oleh

Palapanews.com Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melakukan Memorandum of Understanding (MOU) dengan Kabupaten Banjar dan Kota Palembang yang berlokasi di
ruangan Tangerang LIVE Room, Kamis (22/03).

Ahmad Najib selaku PJs Walikota Palembang menuturkan, bahwa pihaknya sangat tertarik untuk mengadopsi beberapa aplikasi yang ada di Kota Tangerang.

“Kami melihat aplikasi-aplikasi yang di buat oleh Kota Tangerang sangat baik, pas dan memiliki manfaat yang banyak untuk pelayanan masyarakat”. imbuh Najib.

Hal senada dengan Kabupaten Banjar, Bupati Kalilurrahman juga menuturkan, Kota Tangerang adalah kota yang tepat untuk belajar banyak hal. Daerah yang sudah menerapkan smart city terutama dalam hal layanan publik.

“Kabupaten Banjar memiliki jumlah penduduk  sebanyak 554.443 jiwa, supaya pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan cepat dan lancar, kami rasa sudah saatnya Banjar memiliki aplikasi-aplikasi berbasis pelayanan untuk masyarakat”, papar Khalilurrahman pada saat mengutarakan maksut dan tujuan nya menyambangi kota seribu jasa sejuta industri.

PJs Walikota Tangerang, M Yusuf pun menyambut kedatangan kedua kepala daerah ini dengan tangan terbuka. “Silahkan, adopsi, kembangkan aplikasi-aplikasi yang ada pada kami. Saatnya kita berkolaborasi. Berbagi pengalaman tentang Smart City, agar Indonesia bisa terus maju melalui pemerintah daerah nya”.

Pada kesempatan ini, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang, Tabrani menjelaskan, beberapa aplikasi berikut manfaat nya yang sudah ada dan berjalan selama ini.

“Seperti aplikasi LAKSA yang dapat menampung aspirasi, keluhan masyarakat. Aplikasi Perijinan Online dan Simpati RS yang memberikan informasi tentang jumlah ketersediaan kamar yang ada. Kami memiliki 172 aplikasi yang terbagi menjadi dua kelompok. Aplikasi layanan publik (Portal Tangerang LIVE) dan aplikasi berbasis layanan pemerintah” imbuhnya.

Yusuf juga menegaskan, aplikasi-aplikasi yang ada di Kota Tangerang bisa di adopsi dan dikembangkan secara gratis. “Silahkan datangi para programmer kami, dan gunakan aplikasi-aplikasinya sebaik mungkin”. jelasnya. (Adv)

Komentar Anda

comments