Surat Untuk Walikota Tangerang Capai 1500

oleh

 

Palapanews.com- Lomba menulis surat untuk Walikota Tangerang akan diperpanjang sampai tanggal 07 Februari 2018. Perpanjangan waktu tersebut dikarenakan semakin antusiasnya anak – anak SD dan SMP mengekspresikan doa dan harapannya melalui tulisan tangan, Kamis, (1/2).

“Saat ini surat yang sudah masuk mencapai 1500, dan itu belum semua sekolah yang mengirimnya,” ujar Adityo Catur salah satu panitia.

Menurutnya, animo para siswa yang ikut dalam perlombaan ini sangat dahsyat. “Anak-anak ini sangat luar biasa, beragam tulisan doa dan harapan kepada Walikota sangat mewarnai, bahkan ada yang curhat langsung,” tutup pria yang biasa pakai kacamata ini.

Diketahui, bidang pendidikan di Kota Tangerang terus menjadi perhatian pemerintah setempat. Seperti tahun 2017 Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menganggarkan Rp1,1 triliun. Angka itu juga setara dengan 25 persen dari APBD Kota Tangerang.

Memasuki usia ke-25 tahun Kota Tangerang, pemangku kebijakan juga memerlukan masukan dan keinginan dari pelajar yang menjadi sasaran program-program tersebut.

Untuk itu, Komunitas Jurnalis  Tangerang menyiapkan sebuah kegiatan untuk menampung harapan siswa yang ingin disampaikan kepada Walikota Tangerang.

“Masukan bisa datang dari mana saja, bahkan anak kecil sekalipun. Makanya kami berharap, lewat surat yang dituliskan oleh anak-anak bisa menjadi masukan bagi Pemerintah Kota Tangerang untuk bisa lebih baik lagi ke depannya,” kata Ketua Panitia Lomba Menulis Surat untuk Walikota, Panji Pratama.

Menurutnya, perkembangan teknologi komunikasi membawa kehidupan pelajar kepada era kekinian yang tidak bisa dihindarkan dari pengaruh gadget.

“Kondisi ini sedikit demi sedikit mengikis budaya literasi yang ada di masyarakat. Melalui lomba menulis surat ini, kami berharap kebiasaan menulis di masyarakat masih bisa dilestarikan,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu redaktur koran harian di Tangerang, Made Nusantara, menjelaskan, kriteria penilaian yang dikedepankan adalah karya yang orisinil.

“Tulisan yang dibuat juga harus tulisan tangan, serta berisikan pesan yang membangun dan bisa dibaca,” ungkap Made yang juga menjadi juri surat untuk Walikota Tangerang.

Ia juga mengatakan, keputusan juri dalam melakukan penilaian tidak dapat digangu gugat.”Pokoknya tak bisa diganggu gugat,” tegasnya.

Sementara itu, surat dikirimkan langsung secara perorangan atau kolektif ke Puspemkot Tangerang, Ruang Humas dan Protokoler, di Jalan Satria Sudirman, Kelurahan Sukaasih, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang.

Pemenang akan diumumkan tanggal 10 Februari 2018 pada saat acara Fun Walk Dinas Pendidikan Kota Tangerang di Komplek Puspemkot Tangerang. (ydh)

Komentar Anda

comments