DPRD Minta Pemkab Tangerang Serius Tangani Tempat Hiburan

Diterbitkan  Rabu, 03 / 01 / 2018 18:38

Palapanews.com- Menjamurnya tempat hiburan di Kabupaten Tangerang yang terkenal masyarakatnya yang religius juga mendapat sorotan dari kalangan legislatif. DPRD meminta Pemkab Tangerang untuk serius mengawasi tempat hiburan yang kerap menimbulkan persoalan.

Diketahui, beberapa lokasi tempat hiburan di Kabupaten Tangerang disinyalir beroperasi tanpa batas jam operasional atau beroperasi seenaknya. Seperti Trend Club dan Bar Imagine, bahkan Imagine lebih dulu ditutup karena kerap didemo warga Kelapa Dua yang merasa keberatan.

“Saya sudah mengetahui persoalannya dari banyak pemberitaan. Tapi saya lihat Perdanya dulu karena tempo hari ada revisi soal ketentuan yang mengatur operasional tempat hiburan,” terang Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Nazil Fikri, Rabu (2/1).

Nazil mengatakan, terkait jam operasional seharusnya bisa diatur dalam Perbup, bukan Perda atau cukup dengan surat intruksi atau edaran saja.

“Perda kita memang tidak ada yang melarang keberadaan lokasi hiburan, hanya saja pemda seharusnya bisa menerbitkan intruksi atau edaran terkait jam operasional,” tegasnya.

Politisi PPP ini juga meminta keseriusan Pemkab Tangerang atau instansi terkait yakni Satpol PP dalam menangani persoalan ini. Menurut dia persoalan masalah tempat hiburan sudah lama.

“Kalau pengawasan itu sudah kewajiban sebagai tupoksi Satpol PP dan saya minta dapat menjalankan tugasnya sebaik mungkin,” ujarnya.

“Ini persoalan etika bagaimana pemda menjaga kenyamanan masyarakat. Kedepan saya berharap perlu ada perhatian untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” tutup Nazil.

Sebelumnya diberitakan, Ketua HMI Cabang Tangerang Raya, Abdul Muhyi meminta pemerintah daerah Kabupaten Tangerang segera menertibkan tempat hiburan yang tidak sesuai prosedur.

“Kami juga mendorong pemerintah untuk membuat peraturan daerah terkait izin jam operasional usaha tempat hiburan,” tegas Muhyi.

Menurut dia, usaha usaha tempat hiburan kerap kali meresahkan warga sekitar dan mengganggu kenyamanan warga. Banyak tempat hiburan yang menjalankan operasi usahanya melebihi batas normal.

“Ini terjadi karena belum adanya peraturan yang mengatur terkait jam operasional tempat usaha hiburan. Sudah seringkali banyak terjadi keributan sampai pada aksi aksi pemukulan. Salah satunya tempat hiburan di daerah Kelapa Dua yakni Bar Imagine yang sudah sering demo oleh warga,” paparnya. (ydh)

Komentar Anda

comments