HMI Desak Pemkab Tangerang Tertibkan Tempat Hiburan Diluar Batas Operasional

Diterbitkan  Selasa, 02 / 01 / 2018 18:49

Palapanews.com- Maraknya usaha tempat hiburan di Kabupaten Tangerang yang beroperasi tanpa adanya aturan jam operasional menuai protes. Pasalnya keberadaan tempat hiburan tersebut dinilai sudah meresahkan warga.

Informasi yang dihimpun, terdapat beberapa tempat hiburan yang beroperasi hingga pukul 03.00 WIB. Seperti Trend Club, Imagine dan tempat hiburan lainnya.

Bahkan tempat hiburan tersebut tidak menghormati umat beragama yang sedang merayakan hari raya. Seperti Hari Natal yang tetap beroperasi dengan bebas.

Ketua HMI Cabang Tangerang Raya, Abdul Muhyi mengatakan, pihaknya meminta pemerintah daerah Kabupaten Tangerang segera menertibkan tempat hiburan yang tidak sesuai prosedur.

“Kami juga mendorong pemerintah untuk membuat peraturan daerah terkait izin jam operasional usaha tempat hiburan,” tegas Muhyi.

Menurut dia, usaha usaha tempat hiburan kerap kali meresahkan warga sekitar dan mengganggu kenyamanan warga. Banyak tempat hiburan yang menjalankan operasi usahanya melebihi batas normal.

“Ini terjadi karena belum adanya peraturan yang mengatur terkait jam operasional tempat usaha hiburan. Sudah seringkali banyak terjadi keributan sampai pada aksi aksi pemukulan. Salah satunya tempat hiburan di daerah Kelapa Dua yakni Bar Imagine yang sudah sering demo oleh warga,” paparnya.

Muhyi menerangkan, Kabupaten Tangerang merupakan daerah yang menjunjung nilai nilai keagamaan. Hal inipun tertuang dalam visi misi Bupati Tangerang mewujudkan masyarakat yang religius.

“Jangan sampai hanya karena tempat tempat hiburan seperti bar atau karaoke dapat merusak moral dan akhlak pada tatanan masyarakat Kabupaten Tangerang,” ungkapnya.

Ditambahkan Muhyi, fenonema ini seringkali terjadi ditengah kehidupan masyarakat yang diakibatkan maraknya minuman keras yang menjadi penyebab keresahan dan keributan di masyarakat. Belum lagi persoalan gangguan kenyamanan hanya karena tempat hiburan beroperasi diluar batas normal, yang membuat gaduh dan berisik pada masyarakat sekitar.

“Kami mendesak Pemkab Tangerang dapat melakukan pengawasan serta evaluasi terhadap tempat tempat hiburan yang meresahkan warga sekitar. Dan segera mencabut izin tempat usaha hiburan yang diduga melanggar peraturan peraturan yang ada,” ujarnya dengan nada tegas.

“Kami juga mendorong pihak Legislatif Kabupaten Tangerang untuk segera membuat peraturan daerah terkait izin jam operasional tempat hiburan. Agar tempat tempat usaha hiburan tak lagi mengganggu kenyamanan dan membuat gaduh warga sekitar,” tutupnya. (ydh)

Komentar Anda

comments