Waduh, SPBU di Tangsel Tunggak Pajak Rp105 Juta

Diterbitkan  Rabu, 22 / 11 / 2017 18:38

Tim penarik pajak saat menyambangi SPBU di Jalan Pahlawan Seribu, Ciater.

Palapanews.com- Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus mengejar para wajib pajak (WP) yang nakal. Bahkan, khusus untuk perusahaan, petugas pajak langsung mendatangi lokasi perusahaan yang tidak mau membayar Pajak Bumi Bangunan (PBB).

Seperti Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 34.15314 di Jalan Pahlawan Seribu, Ciater, Serpong. Kepala Bidang Pajak Daerah 1 Indri Sari Yuniandri mendatangi langsung pengelola SPBU itu bersama lima petugas penarik pajak.

Indri dan petugas pajak membawa berkas wajib pajak tertunggak. “Ini merupakan kedatangan tim penarik pajak yang ketiga kalinya,” kata Indri.

Meski sudah tiga kali didatangi, Indri mengaku tetap tidak ada itikad baik dari pemilik usaha ini. Padahal menurutnya jumlah pajak yang harus disetorkan berjumlah cukup besar, yakni Rp 105 juta.

“Ada 15 dari 35 (SPBU) yang kita data belum membayarkan PBB. Sebagian langsung bayar dan memang menunggaknya tidak banyak. Cuma yang satu ini, tahun 2017-nya bayar, cuma enam tahun ke belakangnya belum bayar,” Indri menambahkan.

Indri menyayangkan tidak kooperatifnya pemilik SPBU ini dalam menunaikan kewajibannya sebagai wajib pajak. Padahal, SPBU tersebut menurutnya cenderung ramai, besar dan dilengkapi tempat usaha seperti restoran dan salon mobil.

“Sebetulnya jadi nggak ada alasan tidak ada anggaran untuk bayar pajak, kan memang kewajiban,” tegasnya.

Ia mengaku, upaya jemput bola ini akan terus dilakukan untuk penuhi target PBB.”Saya bersama tim menyisir seluruh SPBU yang ada di Tangsel,” kata Indri.

Sementara Manajer SPBU 34.15314 Ardian mengungkapkan pembayaran pajak tertunggak ini bukanlah wewenangnya, melainkan wewenang pemilik SPBU.

”Ya saya nggak tahu apa-apa. Karena kan saya bawahan, jadi bukan tupoksi saya. Tapi nanti saya teruskan ke atasan,” kata dia di hadapan tim penarik pajak.

Informasi dari Bapenda Kota Tangsel, SPBU 34.15314 tersebut menunggak pajak sejak 2011 dengan nilai sebesar Rp 105.304.107.(one)

Komentar Anda

comments