PDAM Tirta Benteng dan Disbudpar Bidik Mahasiwa Soal Potensi Cisadane

Diterbitkan  Kamis, 09 / 11 / 2017 14:28

Palapanews.com Dinas Budaya dan Pariwisata Pertamanan (Disbudpar) Kota Tangerang bersama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Benteng Kota Tangerang menggelar diskusi dengan mahasiswa Unis Tangerang.

Diskusi yang berlokasi di Flying Deck tersebut  bertujuan untuk menggali potensi Kali Cisadane sebagai wisata alam serta membedah dari sudut pandang dan budaya, Kamis, (09/11).

“Yang pasti kegiatan ini bisa memberikan edukasi bagi teman-teman mahasiswa yang berkaitan dengan kondisi Sungai Cisadane. Kalau dari sisi PDAM, manfaatnya dari pengelolaan sungai Cisadane oleh PDAM tentunya untuk penyelamatan air tanah, karena  air tanah sendiri semakin tahun semakin turun, kalau semakin turun air tanahnya dan air laut nya masih tinggi tentunya akan terjadi interusi air laut,” kata Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Benteng, Sumarya.

Menurutnya, bukan hanya teman-teman mahasiswa saja, biasanya dari SD, SMP, SMA juga datang langsung ke PDAM Tirta Benteng untuk mengetahui pengelolaan sungai Cisadane. Diakuinya ini adalah respon yang sangat bagus dari masyarakat dan saat ini sudah ada 41.000 pelanggan PDAM yang telah terlayani.

“Kalau sekarang kita sedang ada pemasang pipanisasi di zona 1 di Kecamatan Cipondoh, Batu Ceper, Benda dan Neglasari, sedang dipasang sekitar 600 kilometer pipa yang harus terpasang, ini tentunya tugas kita tinggal mencari pelanggan PDAM Tirta Benteng,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pariwisata di Dinas Budaya dan Pariwisata Kota Tangerang, Rizal Ridholloh mengatakan, saat ini pihaknya masih ingin mengembangkan potensi wisata air yang ada di Cisadane. Serta akan terus memikirkan seperti apa nantinya wisata air yang ada di Kota Tangerang.

“Kebetulan kali ini kan bergerak, artinya kita juga masih kesulitan mengembangkan potensi wisatanya. Karena kita tidak bisa memprediksi kapan menerima kiriman air, kapan ada hujan, jadi tingkat keselamatannya juga harus diperhitungkan lagi,” ungkapnya.

Ketika kegiatan Festival Cisadane selesai, pihaknya telah mencoba wisata air seperti jalan-jalan di sungai Cisadane menggunakan perahu. Namun wisata air seperti itu hanya digelar di kegiatan Festival Cisadane saja, belum dapat menjadi konsep untuk dijadikan potensi wisata air.

“Yang pasti dalam waktu dekat ini, wisata air seperti jalan-jalan di sungai Cisadane menggunakan perahu pernah kami coba, sebab kemarin itu beberapa kegiatan di Festival Cisadane apabila sudah selesai kegiatannya, warga sekitar juga mencoba membuat wisata jalan-jalan itu di sepanjang sungai Cisadane,” tutupnya. (Gs)

Komentar Anda

comments