Video Call dengan Penghuni Lapas


Peringati Hari Sumpah Pemuda, Imam Nahrawi Ajak Pemuda Perangi Narkoba

Diterbitkan  Sabtu, 28 / 10 / 2017 6:11

Palapanews.com Memperingati Hari Sumpah Pemuda (HSP) 2017, ratusan pemuda berdialog dengan para penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 2a Tangerang untuk berbagi pengalaman tentang dampak buruk narkoba, Jumat (27/10).

Kegiatan tersebut diluncurkan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi dalam kesempatan tersebut turut berpartisipasi yakni berkomunikasi melalui video call bersama 50 orang penghuni lapas narkoba. Dalam kesempatan tersebut para pemuda berbagi pengetahuan tentang narkoba sekaligus memerangi barang haram  tersebut.

Melalui Deputi Peningkatan Wawasan Kepemudaan Kemenpora, Mulyadi Adnan  mengatakan, kegiatan tersebut digelar untuk mengingatkan kepada seluruh pemuda Indonesia bahwa narkoba merupakan ancaman bagi bangsa.

“Dalam refleksi HSP (Hari Sumpah Pemuda), pemuda harus tahu narkoba adalah musuh bersama yang harus diperangi, karena itu penting untuk berdialog langsung dengan pecandu atau pun pengedar narkoba,” ujar Mulyadi.

Kemenpora sendiri, kata Mulyadi, telah mendidik puluhan ribu kader anti-narkoba. Pada kader Pemuda Anti-Narkoba itu dibentuk pada 2016, dan sudah ada sekira 1.300 kader inti Pemuda Anti-Narkoba dan 36.200 kader Pemuda Anti-Narkoba. Mereka tersebar di 33 kabupaten/kota di 3 provinsi meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Pada 2017, kembali dicetak 1.200 kader inti Pemuda Anti-Narkoba dan 28.800 Kader Pemuda Anti Narkoba. Mereka tersebar di 30 kabupaten/kota di 5 Provinsi Sumatera Selatan, Banten, Sulawesi Selatan, Yogyakarta, Nusa Tenggara Barat.

“Terdapat 1.200 kader inti, di daerah masing-masing mereka akan menjaring kader pemuda anti narkoba lainnya hingga terbentuk 28.800 kader Pemuda Anti-Narkoba pada tahun 2017 ini,” ujarnya.

Para pemuda itu digembleng Kemenpora untuk selanjutnya menjalankan mandat memerangi narkoba di Tanah Air.

Kegiatan yang berlangsung di Banten sekaligus menutup agenda pendidikan kader anti-narkoba. Pada kesempatan itu, Menpora juga melakukan video call dengan pemuda Indonesia di 9 wilayah lainnya. (ydh)

Komentar Anda

comments