21 Tahun XL Axiata, Ajak Karyawan Peduli Sediakan Buku Audio Tuna Netra

Diterbitkan  Jumat, 13 / 10 / 2017 21:42

Palapanews.com – PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) menggelar Program Karyawan Berbagi Bersama Membangun Negeri, yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan dalam perayaan ulang tahun XL Axiata yang ke-21. Hal ini sebagai komitmen dalam mendukung penyediaan sarana literasi bagi kalangan penyandang disabilitas, terutama tuna netra.

Melalui program tersebut, XL Axiata mengajak karyawan untuk turut serta berpartisipasi dalam penyediaan buku audio dengan cara membaca buku dan merekamnya. Program ini akan berlangsung sepanjang tahun, dan telah tersedia berbagai macam tema buku untuk dibaca dan direkam.

Untuk pendistribusian buku audio ini, ke kalangan penyandang disabilitas, XL Axiata kembali bekerjasama dengan AyoBaca.In, organisasi yang penaruh keperdulian pada upaya penyediaan sarana literasi bagi penyandang tuna netra.

Menurut Tri Wahyuningsih, GM Corporate Communications XL Axiata, kegiatan ini sekaligus menjadi sarana untuk mengakomodir tingginya minat teman-teman karyawan XL Axiata untuk terlibat dalam kegiatan edukasi mengenai dunia digital kepada masyarakat di berbagai kota.

“Untuk buku audio ini, kami memang membutuhkan pastisipasi dari banyak sukarelawan mengingat jumlah banyaknya pula buku yang perlu dibaca dan direkam. Jadi secara teknis, diperlukan 1 orang untuk membacakan minimal 1 bab,” terang Tri.

Berdasarkan data Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni), dari total jumlah penyandang tuna netra di Indoesia yang mencapai 3.7 Juta, hanya sekitar 2.000 orang yang memiliki akses membaca buku. Hanya sekitar 3% buku yang telah diubah ke huruf braille dan audio book.

“Atas pertimbangan itu, maka XL Axiata dan AyoBaca.In telah menyiapkan beragam buku yang akan diubah menjadi buku audio,” kata Sri menambahkan.

Aneka buku itu antaralain; bertema rohani, filsafat, hobi, kewanitaan, pengembangan diri, anak dan remaja, pendidikan, ekonomi, bisnis, manajemen, kesehatan, hukum, sosial dan politik, sastra dan budaya, spikologi, hingga teknik dan komputer.

“Targetnya, hingga akhir tahun nanti akan bisa di-audio-kan antara 20-25 buku, yang akan melibatkan sekitar 200-250 orang karyawan,” jelas Tri.

Hingga saat ini, ada lebih dari 3.500 relawan di berbagai kota di Indonesia berasal dari beragam profesi dan usia; pelajar, mahasiswa, karyawan swasta dan pegawai negeri, hingga aktivis dan kalangan selebritis. Sudah lebih dari 15 judul buku yang berhasil di-audio-kan. (rls/bd)

 

 

Komentar Anda

comments