Dukung Ketahanan Energi Nasional, Tower Baru UMN Hemat Energi Diresmikan

Diterbitkan  Kamis, 28 / 09 / 2017 8:15

P.K. Ojong – Jakob Oetama Tower (kiri), New Media Tower UMN (kanan). foto: ist

Palapanews.com – Penandatanganan prasasti oleh Jakob Oetama menandai diresmikannya tower baru Universitas Multimedia Nusantara (UMN) yang dinamai P.K. Ojong – Jakob Oetama Tower pada Rabu, (27/09/2017). Tower ke-3 kampus UMN yang berlokasi di Scientia Garden, Jl. Boulevard Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, Banten, ini diklaim paling hemat energy dan ramah lingkungan.

Melalui Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 11/2012, Pemerintah Indonesia berupaya untuk menurunkan tingkat konsumsi energi karena pemerintah telah mencanangkan pengurangan emisi gas rumah kaca sebesar 29% pada 2020. Salah satu cara yang dilakukan untuk mencapai hal ini adalah dengan menerapkan rancangan struktur dan konstruksi bangunan yang dapat menurunkan tingkat konsumsi energi.

Cerobong udara yang berfungsi menyejukan gedung.

Universitas Multimedia Nusantara mendukung langkah pemerintah dalam mengurangi konsumsi energi dengan menerapkan rancangan struktur dan konstruksi bangunan yang ramah lingkungan sekaligus hemat energi pada gedung barunya, P.K. Ojong – Jakob Oetama Tower.

P.K. Ojong – Jakob Oetama Tower kembali menerapkan passive design seperti gedung pendahulunya, New Media Tower yang meraih juara pertama Energy Efficient Building kategori Tropical Building di ASEAN Energy Award 2014 lalu. Penggunaan passive design ini memungkinkan pengurangan konsumsi listrik pada gedung secara cukup signifikan.

P.K. Ojong – Jakob Oetama Tower menggunakan double skin facade yang akan mengontrol intesitas cahaya dan panas matahari yang masuk ke dalam ruangan sehingga ruangan cukup terang dan dingin. Dengan demikian, penggunaan pendingin udara pun bisa dikurangi.

Kesejukan ruangan P.K. Ojong – Jakob Oetama Tower juga didukung dengan sirkulasi udara alam melalui keberadaan roof garden yang berada di beberapa lokasi gedung. Selain itu, cerobong-cerobong udara yang memanfaatkan perbedaan tekanan udara, membuat basement P.K. Ojong – Jakob Oetama Tower tidak memerlukan adanya exhaust fan.

Selain menerapkan passive design, gedung P.K. Ojong – Jakob Oetama Tower ini juga menggunakan teknologi terbaru yang memampukannya untuk menekan penggunaan energi secara keseluruhan. Teknologi tersebut antara lain adalah penggunaan lampu LED dan magnetic chiller. Jika dibandingkan dengan electric chiller yang dipakai oleh New Media Tower, magnetic chiller bisa mengurangi konsumsi energi listrik hingga 30% jika diukur dengan beban yang sama.

“P.K. Ojong – Jakob Oetama Tower merupakan wujud komitmen UMN dalam pemeliharaan lingkungan. Itulah sebabnya dalam pembangunan gedung-gedung perkuliahan ke depannya pun, UMN akan terus mengusung konsep hemat energi,” jelas Andrey Andoko, Wakil Rektor UMN. (bd)

Komentar Anda

comments