Rokok Elektrik Tingkatkan Risiko Stroke

Diterbitkan  Minggu, 17 / 09 / 2017 13:00

Ilustrasi.

Palapanews.com- Tak hanya rokok non-elektrik saja yang berisiko buruk buat kesehatan. Rokok elekrik (vape) juga memiliki risiko yang tak kalah besar. Nikotin yang ada pada rokok elektrik bahkan dipercaya bisa membuat risiko stroke dan kanker lebih besar di tubuh.

Para ilmuwan di Institut Karolinska di Swedia menemukan bahwa para perokok elektrik akan mengalami peningkatan denyut nadi, denyut jantung dan tekanan darah jika dibandingkan dengan orang-orang yang tidak merokok.

Dikutip dari laman vemale.com, dalam waktu 30 menit pertama setelah merokok, para peneliti menemukan jika tubuh mengalami peningkatan tekanan darah, denyut nadi, jantung dan menegangnya arteri.

“Satu hal yang kita lihat dengan mudah dari efek merokok elektrik yang mengandung nikotin adalah perokok mengalami peningkatan tekanan darah. Perokok juga mengalami kondisi di mana arteri di tubuhnya menegang. Jika merokok dilakukan dalam jangka waktu panjang, risiko stroke meningkat berkali-kali lipat. Juga risiko berbagai penyakit mematikan lainnya,” ungkap Magnus Lundback, peneliti dari Institut Karolinska.

Mengingat begitu berbahayanya efek samping dari merokok, pastikan bahwa kamu untuk menghindari atau menghentikan kebiasaan merokok. Semoga informasi ini bermanfaat.(red)

Komentar Anda

comments