Peresmian Gedung Bank Indonesia Banten


Pertumbuhan Ekonomi Banten Semakin Pesat

Diterbitkan  Jumat, 15 / 09 / 2017 18:21

Palapanews.com  Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo merasa yakin pertumbuhan ekonomi di Provinsi Banten akan terus meningkat diatas rata-rata pertumbuhan nasional.

Hal tersebut dikatakan Agus saat peresmian Gedung BI perwakilan Provinsi Banten di Jalan Raya Pandeglang, Kota Serang, Jumat ( 15/9).

Menurut Agus, Banten bisa lebih maju
karena Gubernur Banten, Wahidin Halim memiliki komitmen untuk memajukan rakyatnya.

Agus Martowardojo menjelaskan, pertumbuhan ekonomi secara nasional 5,4 persen sedangkan pertumbuhan ekonomi Banten mencapai 5,6 persen melebihi pertumbuhan ekonomi nasional. Hal ini menunjukkan kinerja Pemerintah Provinsi Banten dibawah pemimpin yang punya komitmen kuat.

“Bila pemimpinnya punya komitmen yang kuat, pertumbuhan ekonomi selalu bagus,” ujar Agus yang mantan Menteri Keuangan itu.

Namun, kata Agus, selain pertumbuhan ekonomi yang kuat perlu juga dikendalikan laju inflasi karena hal ini dapat membahayakan. “Inflasi itu dapat mencuri uang rakyat. Saya yakin Pak Wahidin bisa menekan laju inflasi di Provinsi Banten,” ucap Agus.

Menurut Agus, laju inflasi Provinsi Banten pada 2014 sebesar 10 persen. Namun, pada 2016 turun menjadi 2,9 persen. Sementara laju inflasi secara nasional pada 2016 sebesar 3,0 persen. Pada 2018 laju inflasi secara nasional diperkirakan mencapai 3,5 persen atau 3,5 ditambah 1 persen.

“Saya berharap laju inflasi Provinsi Banten tidak melebihi angka 3 persen yakni dibawah laju inflasi nasional. Hal ini bisa dilakukan bila pergerakan ekonomi sektor rakyat bisa digerakan,” ujar Agus.

Sementara itu, Gubernur Banten, Wahidin Halim mengatakan, pertumbuhan Provinsi akan tumbuh pesat karena sejumlah proyek infrastruktur sedang dan akan dibangun seperti pembangunan jalan di sepanjang pantai mulai dari Tangerang sampai Serang bahkan sampai Bayah, Kabupaten Lebak, dan Merak, Cilegon.

“Infrastruktur yang baik dapat mendorong pergerakan ekonomi rakyat yakni memudahkan memasarkan hasil pertanian dari Kabupaten Serang, Pandeglang, dan Lebak. Banten punya hasil pertanian yang potensial seperti beras, jagung, dan kedelai.Perdagangan tradisional seperti kelapa sudah lama berlangsung,” ungkap Wahidin meyakinkan.

Bukan itu saja, kata Wahidin, hasil tangkapan ikan pun menjadi andalan.

“Baru-baru ini saya  mengetahui ikan dari Bayah Lebak dibawa ke Sulawesi untuk diolah kemudian dijual ke Jakarta. Nah, saya potong jalur dengan mengolah sendiri dan langsung menjual ke Jakarta. Saya dan Gubernur DKI Jakarta sudah membuat kesepahaman tentang hal tersebut,” ucap Wahidin.

Pertumbuhan ekonomi yang tinggi ke arah Selatan, kata Wahidin, dapat menekan desparitas yakni ketimpangan kondisi ekonomi Barat dan Selatan. Oleh karena itu, pembangunan ke arah Kabupaten: Serang, Pandeglan, dan Lebak terus ditingkatkan demi kesejatheraan rakyat. (ydh)

Komentar Anda

comments