Anggota DPRD Tangsel Ogah Kembalikan Mobil Dinas

Diterbitkan  Rabu, 06 / 09 / 2017 8:41

Mobil dinas anggota DPRD Tangsel.(dok)

Palapanews.com- Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) belum mau mengembalikan kendaraan dinas ke pemerintah daerah setempat. Mereka berdalih, pengembalian mobil dinas bisa dilakukan setelah ada regulasinya, yakni melalui Peraturan Walikota (Perwal).

Diketahui, pengembalian mobil dinas ini seiring dengan terbitnya Peraturan Daerah (Perda) tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Tangsel.

Dalam Perda yang baru disahkan itu, anggota DPRD Kota Tangsel tak lagi memiliki hak menggunakan kendaraan dinas. Sebagai penggantinya, mereka mendapatkan tunjangan transportasi dengan nilai sekira Rp15 juta tiap bulan.

“Pengembalian mobil dinas, kita tunggu Perwal. Tentunya, kita akan ikuti seluruh aturan yang berlaku,” kata anggota DPRD Kota Tangsel, Rizki Jonis.

Mobil dinas yang digunakan anggota DPRD Kota Tangsel saat ini, diakuinya adalah Kijang Innova keluaran tahun 2012. Dalam regulasi yang lama, menurutnya biaya bensin dan perawatannya ditanggung sendiri.

“Nanti, kalau sudah ada perwal pasti langsung saya kembalikan. Lagian kan memang bukan hak saya. Perkiraan pengembalian sekitar Oktober atau November,” kata politisi Partai Golkar ini.

Ketua DPRD Kota Tangsel, Moch Ramlie menilai sah saja pengembalian kendaraan dinas dilakukan setelah Perwal keluar. Terpenting, menurutnya semua yang dilakukan tertib administrasi.

“Saya jugas sudah minta Sekwan (Sekretaris DPRD) untuk mendata mobil dinas. Jadi nanti pada waktunya akan dikembalikan langsung,” tandasnya.(jok)

Komentar Anda

comments