Marak Toko Kosmetik di Tangsel Jual Obat Keras

Diterbitkan  Selasa, 05 / 09 / 2017 1:28

Ilustrasi

Palapanews.com- Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai gencar melakukan inspeksi lapangan pasca-penggerebekan toko obat di kawasan Muncul, Kecamatan Setu, yang menjual obat jenis Tramadol tanpa resep dokter.

Dari hasil temuan di lapangan, disimpulkan bahwa penjualan obat keras atau daftar G didominasi di toko kosmetik. Malah sebaliknya, di apotek tidak berani menjual tanpa resep dokter.

Kabid Pelayanan Kesehatan Allin Hendalin Mahdaniar mengatakan saat ini dirinya tengah berkoordinasi dengan Badan POM Banten, Satpol PP serta Disperindag untuk menanggulangi penyebaran obat ilegal ini.

“Ya sedang kita lakukan pertemuan secara berkala agar penyebarannya biasa dibatasi. Kita akan gandeng intansi terkait agar bisa mengurangi toko obat-obatan ilegal seperti ini,” katanya, (4/9/2017).

Menurutnya melihat beberapa lokasi pejualan yang sudah dilakukan pembinaan, mayoritas penjual obat-obatan ini merupakan toko kosmetik. ”Ya banyaknya memang toko kosmetik, dan obat tradisional. Kalau apotek itu justru tak ada, karena kan takut izin usahanya dicabut,” ucapnya.

Kata Alin, sampai saat ini Dinkes melakukan pencabutan izin bagi toko yang terbukti menjual obat-obatan ilegal ini.

“Supaya memberikan efek jera, makanya kita lakukan pengawasan. Melihat banyaknya toko yang ditertibkan, sepertinya masih banyak toko yang menjual obat semacam ini. Karena itu ini adalah PR untuk Dinkes memberantasnya,” tandasnya.(one)

Komentar Anda

comments