PDAM Tirta Benteng Genjot Produksi


Kemarau, Kualitas Air Baku Menurun

Diterbitkan  Selasa, 29 / 08 / 2017 18:24

Palapanews.com- Debit air sungai Cisadane, Tangerang mulai surut dampak dari musim kemarau sejak satu bulan terakhir.

Kondisi tersebut mengakibatkan warna air sungai menjadi keruh dan bercampur dengan ganggang, sehingga kualitas air menurun.

Hal ini terlihat pada Bendungan Pintu Air 10 Sungai Cisadane, Kota Tangerang. Dimana, permukaan sungai berangsur mulai menyusut hingga satu meter. Diketahui, ketinggian normal air mencapai 12,50 meter, dan saat ini hanya 11,90 meter. Dan mengakibatkan produksi air baku terganggu.

Menurut Direktur PDAM Tirta Benteng, Kota Tangerang, Sumarya jika menurunnya kualitas air sungai Cisadane mulai mempengaruhi produksi air bersih pada PDAM Tirta Benteng, Kota Tangerang.

“Kondisi seperti ini tentunya diperlukan penambahan ekstra bahan kimiawi saat proses produksi dari air baku menjadi air layak konsumsi bagi masyarakat,” kata Sumarya.

Sumarya menambahkan, menyusutnya debit air sungai Cisadane belum berdampak kepada pasokan air baku yang masuk ke aliran Intek PDAM Tirta Benteng serta kualitas dan pasokan air bersih kepada pelanggan masih normal.

“Pasokan air ke Intek sama sekali belum terganggu,” pungkasnya. (ydh)

Komentar Anda

comments