Summarecon Hadirkan Pradita Institute di Tangerang

Diterbitkan  Senin, 28 / 08 / 2017 18:47

Suasana pengenalan Pradita Institute di Gading Serpong.

Palapanews.com- PT Summarecon Agung, Tbk sebagai pengembang properti yang telah membangun kawasan selama 42 tahun mengumumkan berdirinya Pradita Institute di Boulevard Gading Serpong, Senin (28/8/2017). Pradita Institute dibangun untuk memberikan kontribusi bagi bangsa dalam dunia pendidikan.

Presiden Direktur PT Summarecon Agung, Tbk Adrianto P. Adhi mengatakan dengan berdirinya Pradita Institute diharapkan dapat menghasilkan entrepreneur muda yang siap bekerja dan berkarya. Ia juga memaparkan, kesempatan ini tidak dipunyai oleh universitas lain.

“Ketika mahasiswa harus mengadakan study pendalaman materi bisa langsung memakai project dan bertemu dengan profesional Summarecon, karena keberadaannya tidak terpisahkan dari Summarecon Agung, Tbk,” katanya saat Jumpa Pers di Scientia Business Park.

Ketua Yayasan Pendidikan Inti Prima Bangsa, Sudino Lim pun berharap Pradita didirikan dengan tujuan untuk menghadirkan beberapa lulusan yang memiliki budi pekerti, berkarakter dan berintegritas dan kompetensi tinggi serta berwawasan global.

“Kita ingin memecahkan hubungan anatara pendidikan dan bisnis. Selain akademisi juga akan ada praktisi yang mengajarkan dan membagi ilmu kepada mahasiswa,” ujarnya.

Jadi lanjutnya, dari semua prodi yang ada, disini memiliki tempat praktek mahasiswa yang nyata dan sesuai dengan kenyataan yang ada dan tersebar disemua group developer, seperti prodi perencanaan wilayah, arsitektur, desain komunikasi visual, desain interior, teknik sipil, sistem informasi, teknik informatika dan pariwisata perhotelan.

Sementara Rektor Pradita Institute, Eko Indrajit menambahkan, soal kurikulumnya, diambil dari pengalaman praktis industri sehingga model pembelajarannya sama seperti yang ada di kantor.

“Dari semester pertama, mahasiswa sudah bisa memilih ingin menjadi apa setelah lulus. Kami juga berusaha berinovasi yang tak lepas dan saling bekerjasama dari program studi yang satu dengan yang lainnya,” jelasnya. (nad)

Komentar Anda

comments