Rayuan Maut Pria Beristri, Sukses Gagahi ABG 4 Kali

Diterbitkan  Rabu, 23 / 08 / 2017 6:21

Ilustrasi. (bbs)

Palapanews.com- Bagi orangtua yang memiliki anak gadis wajib waspada. Pasalnya, predator seksual terus bermunculan. Seperti yang terjadi terhadap anak baru gede (ABG) berinisial KMR (13).

ABG yang baru duduk di bangku SMP itu digagahi seorang pria beristri berinisial MUB (21). Bahkan, MUB sukses menyetubuhi KMR hingga empat kali dengan hanya mengimingi korban sepatu baru.

Informasi yang dihimpun, MUB dan KMR berkenalan pada pertengahan Mei 2017 silam. Sejak pertemuan itu, keduanya lantas sering bertemu. Pada perjalanannya, pelaku juga sempat meminta korban untuk menjadi pacarnya.

“Permintaan itu ditolak karena pelaku diketahui sudah beristri,” kata Kapolsek Pamulang, Komisaris Tatang Andi.

Meski sudah ditolak, MUB tak patah arang. Ia lantas mengajak korban KMR untuk pergi ke pusat belanja. Janjinya, MUB mau membelikan KMR sepatu baru. Korban KMR pun manut.

“Sebelum itu (beli sepatu) pelaku mengajak korban ke rumahnya dengan alasan mau mandi dulu. Di situlah pelaku menyetubuhi korbanya,” kata Kapolsek.

Tak hanya sekali itu, pelaku pun melakukan tindak persetubuhan hingga empat kali kepada korbannya. Hingga akhirnya korban melapor ke pihak berwajib.

“Saat dilakukan persetubuhan, korban sempat menolak dan menedang pelaku. Namun ditahan pelaku dengan pelaku menduduki kaki korban dan akhirnya perbuatan tersebut terjadi,” ungkapnya.

Tak hanya di rumah pelaku, KMR juga digagahi lagi di tempat lain. Perbuatan kedua dan ketiga, diketahui dilakukan di rumah teman pelaku. Untuk perbuatan keempat di cafe tempat kerja pelaku.

“Pelaku kerja di cafĂ© di wilayah Pamulang, dan di tempat itu pelaku mencabuli korban untuk keempat kalinya,” jelasnya.

Saat ini, pelaku yang ditangkap di tempat tinggalnya Jalan Pinang, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, itu sudah diamankan di Mapolsek Pamulang. Pihak Kepolisian juga sudah melakukan visum terhadap KMR.

Pelaku MUB bakal dijerat pasal 82 UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun penjara.(one)

Komentar Anda

comments