Jokowi: Dzikir Kebangsaan Jadi Momentum Ulama-Umaro Beriringan

Diterbitkan  Rabu, 02 / 08 / 2017 2:57

Presiden Joko Widodo bersama para kyai khos dalam Dzikir Kebangsaan.

Palapanews.com- Perayaan Hari Kemerdekaan RI ke-72 dibuka dengan Dzikir Kebangsaan yang berlangsung di halaman Istana Negara, Selasa (1/8/2017) malam. Dzikir yang digawangi Majelis Dzikir Hubbul Wathon (MDHW) ini akan menjadi momentum tahunan di setiap perayaan kemerdekaan.

Presiden RI Joko Widodo mengatakan bahwa Dzikir Kebangsaan menjadi momentum perlunya kerjasama yang beriringan antara ulama dan umaro untuk meneguhkan persatuan, kerukunan dan kerjasama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Kita perlu meneguhkan komitmen persatuan, toleransi, dan kerjasama antara ulama dan umaro,” tegasnya dihadapan 2.000 jamaah dzikir kebangsaan.

Dijelaskan Presiden dengan dzikir merupakan wujud untuk mendoakan para pejuang, ulama dan tokoh-tokoh daerah lainnya. Presiden kembali mengingatkan kembali tentang persatuan, kerukunan yang menjadi keunggulan Indonesia. Karena dengab keunggulan tadi, lanjut Presiden, kita dapat membangun kerjasama yang baik.

“Dzikir itu bagian dari ikhtiar. Harus disertai juga dengan kerjasama yang baik” tegas Presiden didampingi 200 kyai sepuh/khos dari seluruh Indonesia. (red)

Komentar Anda

comments