Bayi Zhafira di Ciputat Butuh Uluran Tangan

Diterbitkan  Rabu, 26 / 04 / 2017 6:22

Supriah menggendong anaknya, Zhafira.

Palapanews.com- Zhafira Kirania Putri Main. Bayi berusia empat bulan dari pasangan Zairin (46) dan Supriah (40) ini butuh bantuan. Sejak lahir pada 2 Januari 2017 lalu, ia sudah menderita penyakit hydrocephalus atau bagian kepala membesar.

Kedua orangtua Zhafira bingung untuk memberikan perawatan dan pengobatan yang layak bagi anaknya. Pekerjaan mereka yang ‘cuma’ tukang urut panggilan, tentu tak akan mencukupi untuk biaya pengobatan.

Keduanya, kini hanya bisa pasrah. Mereka hanya bisa menunggu panggilan warga  atau orang yang membutuhkan bantuannya untuk dipijat dengan ongkos seikhlasnya. Zairin maupun Supriah hanya dapat pasrah dan berdoa untuk kesembuhan anak keduanya itu.

“Benjolan di bagian kepala anak saya memang sudah ada sejak lahir. Tapi terus membesar,” ujar Supriah.

Kedua pasangan ini bukan tanpa usaha memberi pengobatan kepada anaknya. Bahkan, Zhafira pernah ditangani di RSU Kota Tangsel. Tapi, lantaran tak mampu menangani, akhirnya Zhafira dibawa ke RS Fatmawati.

“Dokter mengatakan bahwa anak saya menderita penyakit hydrocephalus dan harus ditangani secara khusus,” tuturnya.

Ia sudah mengurus kartu BPJS kesehatan untuk meringankan biaya, namun dokter di RS Fatmawati tetap menyarankan Zairin mencari bantuan dana lain. Soalnya biayanya tidak sedikit.

“Ada obatnya yang harganya mencapai Rp 2 juta. Belum lagi nanti kalau dioperasi itu dananya juga tidak sedikit. Saya ragu apakah BPJS bisa menanggungnya,” tuturnya.

“Saya tak tahan mendengar tangisan dan rintihan putri saya. Kepalanya dari hari ke hari kian membesar,” imbuhnya seraya berharap ada uluran tangan dari pemerintah, lembaga sosial, masyarakat atau siapa pun untuk mengobati penyakit anaknya ini. (kie)

Komentar Anda

comments