Banyak Warga Tangsel Belum Pindah Domisili

Diterbitkan  Minggu, 15 / 01 / 2017 8:00

Kepala Disdukcapil Kota Tangsel memeriksa kartu identitas warga. (dok)

Palapanews.com- Letak Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang berdekatan dengan Ibukota DKI Jakarta berpengaruh terhadap administrasi kependudukan. Pasalnya, banyak masyarakat yang hanya menumpang tidur di Tangsel, tapi masih menggunakan kartu identitas daerah lain, misalkan DKI Jakarta.

Pelaksana Tugas (Plt) Camat Pondok Aren, Makum Sagita mengatakan di wilayahnya ada perumahan berskala besar, yakni Bintaro Jaya. Di perumahan itu, menurutnya banya ditemukan warga yang belum memiliki KTP Elektronik Tangsel dan masih menggunakan KTP asal mereka.

“Dari 288.000 jumlah penduduk, baru 188.000 yang sudah menggunakan KTP Elektronik yang merekam di Tangsel. Mereka merupakan kaum urban yang bekerja di Jakarta, tapi tinggal di tangsel,” kata Makum.

Ia mengaku, kaum urban tersebut masih mengantongi KTP Elektronik terbitan DKI Jakarta. Padahal seharusnya mereka sudah mengurus surat pindah domisili dan merekam KTP Elektronik sesuai domisili tempat tinggalnya.

“Kesadaran masyarakat untuk tertib administrasi masih kurang. Tentu saja ini akan berpengaruh banyak, seperti ketertiban administrasi dan mempengaruhi suara dalam pelaksanaan Pilkada Banten,” tandasnya.

Makum sendiri mengaku sudah meminta seluruh lurah di Pondok Aren untuk proaktif mendatangi rumah-rumah warga. Sosialisasi ini dilakukan di perumahan-perumahan elit agar mereka segera mengurus dokumen kependudukan.

“Selain sosialisasi, kita juga berikan surat edaran kepada warga agar segera mengurus KTP Tangsel,” tandasnya. (one)

Komentar Anda

comments