Antisipasi Radikalisme, LTNNU Dorong Media Komunitas

Diterbitkan  Minggu, 30 / 10 / 2016 21:17

Logo Nahdlatul Ulama. (ist)

Logo Nahdlatul Ulama. (ist)

Palapanews.com- Penyebaran radikalisme semakin cepat pada era digitalisasi seperti sekarang ini. Mengantisipasi hal itu,  Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) mendorong dibuatnya media-media komunitas.

Ini dilakukan salah satu lembaga yang bertugas mengembangkan penulisan, penerjemahan dan penertiban kitab/buku, serta media informasi menurut faham ahlussunnah wal jamaah, ini untuk mengantisipasi perkembangan radikalisme di ruang publik.

“Perkembangan teknologi informasi juga memberi efek buruk, dimana masyarakat tidak bisa membedakan mana informasi yang benar dan salah. Khususnya penafsiran dan penjelasan ajaran Islam. Media komunitas inilah yang berperan menyebarkan pemahaman-ajaran Islam yang damai,” kata Malik Mugni, Pengurus LTNNU, Minggu (30/10/2016).

Media komunitas ini, kata Malik-sapaan akrab menjadi pembanding
Wartawan Senior Wahyu Muryadi menambahkan inilah era new media. Era dimana terjadi kolonial baru yang disebut digitalisasi.

“Penting saat ini pengorganisiran,” pungkasnya.

“Perlu ada kesadaran untuk memperbaiki diri. Kemudian bisa menentukan isu-isu yang relevan dan kemudian soal pilihan sikap.”  (one)

Komentar Anda

comments