Indonesia International Automotive Conference Bahas “Auto Industry Globalization”

oleh
IIAC ke-11 hadirkan para pakar otomotif dunia. (ist)
IIAC ke-11 hadirkan para pakar otomotif dunia. (ist)
IIAC ke-11 di GAIKINDO tahun ini, hadirkan para pakar otomotif dunia. (ist)

Tangerang, PalapaNews.com – Pameran otomotif internasional selalu dilengkapi dengan seminar mengenai otomotif, begitu juga pameran otomotif GAIKINDO tahun ini, menyelenggarakan Indonesia International Automotive Conference (IIAC) ke-11 dengan pembicara ahli dari dalam negeri dan pakar otomotif internasional.

Di konferensi yang menjadi ajang berkumpulnya asosiasi otomotif khususnya untuk wilayah Asia ini, untuk membicarakan dan mencari solusi permasalahan otomotif yang dihadapi saat ini. The 11th IIAC dihadiri beragam asosiasi mulai dari Japan Automobile Manufacturer Association (JAMA), Korea Automobile Manufacturer Association (KAMA) serta Asosiasi Mobil Malaysia (AAM).

Tema IIAC kali ini, bertajuk “Auto Industry Globalization” yang dimaksudkan mengeksplorasi faktor-faktor penentu bagi Industri otomotif Indonesia untuk berkiprah secara global. Dalam hal ini, dibutuhkan peraturan pemerintah yang komprehensif mengenai sumber energi, lingkungan, infrastruktur serta peraturan untuk mendukung daya saing industri otomotif Indonesia.

Yohannes Nangoi, Ketua Umum GAIKINDO mengutarakan, selain sebagai agenda wajib bagi setiap Pameran Otomotif internasional GIIAS, IIAC juga merupakan wadah penting untuk mendorong perkembangan industri Otomotif Nasional. IIAC, katanya, akan mempertemukan para pemangku kepentingan dari pemerintah dan industri otomotif untuk menyamakan tujuan dan langkah yang harus dijalankan untuk terus memberikan dorongan bagi perkembangan industri Otomotif Indonesia.

“Konferensi ini, bertujuan untuk mendapatkan masukan mengenai upaya peningkatan investasi pengembangan dan pencapaian tujuan roadmap industri otomotif Indonesia. Beragam topik yang dibahas  guna mencapai apa yang menjadi tujuan pemerintah Indonesia, menjadikan Indonesia sebagai tujuan produksi dan investasi otomotif dunia,” papar Yohanes. (bd)

Komentar Anda

comments