Murid SD Diajari Susun Laporan

Diterbitkan  Kamis, 11 / 08 / 2016 5:41

Murid SDN Sodong 1 sedang melakukan percobaan IPA. (ist)

Murid SDN Sodong 1 sedang melakukan percobaan IPA. (ist)

Cikupa, PalapaNews.com – Selama ini, pembelajaran matematika diajarkan hanya mengandalkan operasi hitung saja, sehingga murid tidak pernah membuat laporan. Namun saat ini, murid diajarkan praktik menyusun laporan dengan pengalaman nyata seperti menyusun penggunaan anggaran, membuat denah, laporan kegiatan.

Demikian dikatakan Wasitah, guru kelas IV SDN Campaka 1 Cisoka, Rabu (10/8/2016). “Siswa mengalami langsung pembelajaran yang diajarkan,” kesan Wasitah.

Wasitah menuturkan bahwa tugas guru menjadi lebih mudah jika siswa terlibat aktif di kelas.

Wasitah adalah satu dari puluhan guru SD/MI yang dilatih praktik yang baik modul III pembelajaran. Puluhan guru tersebut berasal dari 16 sekolah mitra di Kabupaten Tangerang yang ikut serta dalam pelatihan tersebut.

Dessy Mulyana, Koordinator Distrik USAID PRIORITAS Banten selaku Koordinator penyelenggara berkata “Pelatihan ini berlangsung selama tiga hari sejak Senin (8/8/2016) lalu.

Modul satu ditekankan pada pembelajaran PAKEM. Modul dua ditekankan pada pembelajaran saintifik. Sedangkan pada modul tiga ini lebih difokuskan pada ketrampilan informasi.

“Untuk mendukung dampak pelatihan, kami menyelenggarakan praktik mengajar di tiga sekolah yakni SDN Nagrak, SDN Sodong 1 dan MI Fathul Robbani. Guru yang dilatih juga mengalami langsung bagaimana sesungguhnya praktik yang baik dalam pembelajaran,” tandasnya.

Materi yang diajarkan selain penilaian autentik dan portofolio, peserta juga memperoleh penguatan kapasitas ketrampilan informasi sesuai mata pelajaran yang diampu.

“Hasil akhir dari pembelajaran adalah bagaimana siswa mampu menyusun laporan secara tertulis dan rinci,” tambah Dessy.

Ade Husnul Mawadah, Spesialis Pelatihan Guru Tingkat SD/MI USAID PRIORITAS Banten yang hadir berpendapat bahwa laporan tertulis yang dibuat siswa mampu mengidentifikasikan kemampuan dalam menyerap pengetahuan di kelas.

“Istilahnya olah pengetahuan dapat dilakukan di kelas dengan olah tulisan yang dirancang guru ke siswa. Ini juga menjadi bagian dari gerakan literasi di sekolah,” kata Ade. (rls/one)

Komentar Anda

comments