Klinik Ginjal di RS Medika BSD Layani Pasien BPJS

Diterbitkan  Selasa, 15 / 03 / 2016 21:56

Wakil Walikota Tangsel berbincang dengan pasien ginjal RS Medika BSD. (one)

Wakil Walikota Tangsel berbincang dengan pasien ginjal RS Medika BSD. (one)

Tangsel, PalapaNews — Masyarakat Kota Tangerang Selatan (Tangsel) penderita penyakit gagal ginjal dan harus menjalani cuci darah, bisa datang ke Klinik Ginjal Hipertensi dan Diabetes (GHD) di RS Medika BSD, Serpong. Terlebih, klinik ini melayani pasien peserta BPJS Kesehatan.

“Ya, kita melayani pasien BPJS Kesehatan. Bahkan, 98 persen pasien gagal ginjal yang menjalani hemodialisa (cuci darah) merupakan peserta BPJS Kesehatan. Jadi gratis,” kata Direktur KPJM, Yusmah Salleh usai peresmian Klinik GHD, Selasa (15/3/2016).

Untuk pasien BPJS Kesehatan, diakuinya bisa menjalani cuci darah dua kali dalam satu pekan. Sedangkan pasien bukan peserta BPJS Kesehatan, dikenai biaya sebesar Rp960 ribu untuk sekali cuci darah.

Ia menambahkan, di Klinik GHD pihaknya menyediakan 16 mesin cuci darah. Untuk pengoperasiannya dibagi tiga shift. Untuk tiap shift menghabiskan waktu empat jam.

Direktur RS Medika BSD, Hafil Budianto Abdulgani mengatakan pasien gagal ginjal terus meningkat di rumah sakit yang dikelolanya. Terlebih, sejak ada peluncuran BPJS Kesehatan.

Dari 2010 hingga 2015, pasien gagal ginjal di RS Medika BSD naik hingga tiga kali lipat. Pada 2010 tercatat 200 pasien. Sedangkan pada 2015 pasien gagal ginjal mencapai 700. (one)

Komentar Anda

comments