Club Gas Poll Beranggotakan Artis Mathias Muchus

oleh
banner 300250

Palapanews.com- Komunitas sepeda motor memang banyak ragamnya. Namun yang satu ini cukup langka di Kota Tangsel. Adalah komunitas sepeda motor trail dengan nama Gas Poll yang menjadi satu dari sedikit komunitas motor trail di Tangsel.

Suara cempreng khas sepeda motor trail terdengar di salah satu sudut perumahan Bintaro Jaya, tepatnya di Taman Permata 2 Bintaro Jaya Sektor IX. Ya, suara sepeda motor trail memang khas, dan memekakkan telinga. Namun siapa sangka, banyak juga orang yang cinta dengan jenis sepeda motor seperti ini.

Terdengar samar kata-kata berupa “Kiri…kiri..kanan..kanan…” Ternyata, seorang anggota Club Gas Poll sedang melakukan pemanasan. Itu merupakan ritual wajib sebelum mengendarai kendaraan dengan mesin besar dan kekuatan luar biasa, sebelum menuju lokasi yang telah disepakati dan disetujui para anggota Club GAS POLL.

Walaupun baru setahun terbentuk menjadi Club, namun anggotanya merupakan orang lama yang menggilai kegiatan ekstream seperti artis kawakan Mathias Muchus, Topan Trial, Joko, dan Sulistyawan.

Topan Trial, salah satu penggagas Club Gas Poll yang bersekretariat di Jalan Pertanian No 41 Depan Pintu Gerbang Taman Permata 2 Bintaro Jaya Sektor IX Kota Tangsel, mengatak, setiap Jumat seluruh anggota akan berkumpul di sekretariat untuk membahas lokasi yang menjadi tujuan touring club atau mempersiapkan kendaraan agar fit saat digunakan touring nantinya.

“Kalau tidak jauh tujuannya atau sedang tidak ingin jauh perginya. Biasanya di JPG atau di Polresta Tigaraksa,” ujarnya.

Kemudian, lanjut Topan trial, berbagai wilayah di Indonesia telah dijelajahinya, baik gunung, bukit, sungai, gurun maupun rimba. “Semakin sulit jalur yang dilewati, maka hati dan jiwa semakin bahagia serta senang,” ungkapnya.

Selama menjalani dan menekuni hobi ekstream ini, lanjut Topan, tidak pernah menemui jalur yang membahagiakan seperti jalur Hambalang. Pastinya, kata Topan Trial, seluruh anggota Club Gas Poll ini sangat membenci jalanan halus beraspal dan berbeton, namun mencintai jalan tanah liat licin dan menanjak.

“Walaupun jaraknya jauh dan jalannya tanah merah serta licin pasti dipilih club Gas Poll dari pada jalan dekat tapi aspal dan beton,” tuturnya.

Sulistyawan menambahkan, Club Gas Poll ini ada dua jenis kendaraan, yang pertama Kendaraan Trek dan Enduro (Touring). Biasanya kalau mau jalan-jalan hanya menggunakan jenis Enduro 150 cc atau 250 cc . “Semuanya diserahkan ke masing-masing anggota,” ungkapnya.

Pagi ini, anggota Club Gas Poll berniat mendaki Gunung Salak jika disetujui seluruh anggota Club. Jika tidak, maka jalur JPG menjadi alternatif selain Polresta Tigaraksa. “Maunya membantu evakuasi di Gunung Salak seperti Evakuasi korban letusan Gunung Merapi,” singkatnya. (one)

Komentar Anda

comments